Software Pulsa Tiger Engine
gathering 2014 yogyakarta

advertisement   advertisement   advertisement

Page 1 of 4 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 65

Teknik dasar service televisi

This is a discussion on Teknik dasar service televisi within the Televisi forums, part of the Elektronika Umum category; Teknik dasar service televisi Untuk menjadi teknisi TV hurus dan wajib meng hafalkan tespoint tegangan…. Karena itu adalah kunci dari ...

  1. #1
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Lightbulb Teknik dasar service televisi

    Teknik dasar service televisi
    Untuk menjadi teknisi TV hurus dan wajib meng hafalkan tespoint tegangan….
    Karena itu adalah kunci dari seorang teknisi TV
    1. Tegangan pada B+ Horizontal
    2. 14”110V
    3. 21”110V-115V
    4. 25”-32”125V-130V
    6.Tegangan pada output vertical 12V untuk B+ IC vertical tergantung pada jenis IC
    Vertical tersebut pada umum nya 14V -24V yg penting pastikan output vertical 12V
    7. Tegangan VT pada tuner 0V-33V
    8.Tegangan B+ ke IC Program 5V untuk jenis IC Program terbaru ada yg 3,3V
    9.Tegangan Heater pada crt-soket 5,3V

    Tips mengganti mesin TV baru buatan china.


    Sudah menjadi hal yang umum bahwa saat ini jika teknisi menjumpai kerusakan yang sulit, spare part yang mahal atau langka, maka solusi yang diambil adalah mengganti pcb modul baru buatan china. Hal ini menyebabkan saat ini penjualan pcb modul sangat murah meriah.
    Untuk mendapatkan hasil gambar yang optimal dan keawetan pesawat, maka ketika mengganti pcb baru ada beberapa hal yang perlu diperhatikan atau dilakukan.


    1 Cek ulang tegangan B+
    Tegangan B+ yang over dapat menyebabkan komponen-komponen sekitar bagian sekunder power suply dan sekitar pcb crt-soket over-heated sehingga lama-kelamaan pcb menjadi sedikit gosong dan solderan menjadi rapuh. Adjust tegangan B+ sekitar 110 hingga 115v


    2 Sesuaikan tegangan heater.
    Semua jenis tabung gambar mempunyai spesifikasi tegangan heater yang sama, hanya kebutuhan arusnya yang berbeda-beda. Jika diukur menggunakan VTVM atau menggunakan digital volt-meter yang bagus tegangan tabung gambar tepatnya adalah 6.3v ac. AVO-meter yang digunakan teknisi umumnya tidak mampu mengukur dengan tepat tegangan ini. Teknisi dapat mengkalibrasi avo-meternya dengan cara mengukur tegangan heater pada pesawat televisi baru yang masih standard. Misalnya avo-meter teknisi menunjukkan angka5.3v, maka angka ini jadikanlah standard untuk tegangan heater yang benar.
    Ketika melakukan penggantian pcb maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan tegangan heater. Jika hasil pengukuran tegangan heater terlalu besar, maka modifikasi resistor ohm pada jalur heater dengan nilai yang lebih besar agar tegangan heater tepat. Siapkanlah beberapa resistor 2w dengan nilai 1.2, 2.2, 2.7, 3.9, 4.7 ohm

    Kami selama ini kadang terima servisan dengan problem tabung gambar lemah pesawat televisi re-build atau pesawat yang pernah ganti pcb baru. Pada hal menurut info pemilik pesawat baru dipakai sekitar dua atau tiga tahun. Ketika kami periksa umumnya tegangan heater terlalu tinggi. Hal inilah yang menyebabkan umur tabung gambar menjadi lebih pendek.


    3 Adjust vertikal geometri

    • Masuk serive-menu
    • Pilih tampilan patern kotak-kotak yang sudah tersedia untuk adjust Vertikal size, Vertikal center dan vertikal S.


    4 Adjust low-light white balance


    • Sebelumnya adjust nilai kontras dan britnes ditengah-tengah
    • Masuk serive menu

  2. The Following 14 Users Say Thank You to joy3n1 For This Useful Post:


  3. Asisten VRE
    Kiswara Modem
  4. #2
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    4. Macam-macam kerusakan pada bagian Defleksi Horisontal

    4.01 Tidak ada tegangan B+ pada kolektor transistor HOT dapat disebabkan antara lain karena :
    • Transistor HOT kolektor-emitor short.
    • Diode penyearah tegangan B+ short dari tranfo SMPS short.
    • Power suply (SMPS) tidak kerja.
    • Beberapa model TV menggunskan sirkit dimana tegangan B+ rendah pada saat stand by. Tegangan B+ baru akan naik menjadi normal jika mikrokontrol telah di-on-kan. Kerusakan bagian mikrokontrol atau sirkit pendukungnya dapat menyebabkan tegangan B+ tidak mau naik ke normal.
    • Sirkit suply tegangan B+ menggunakan transistor atau relay sebagai "pemutus on-off" yang dikendalikan oleh bagian mikrokontrol melalui kontrol pin "power on-off". Kerusakan mungkin disebabkan pada sirkit ini.
    • Kerusakan bagian mikrokontrol (kontrol power-on belum kerja).

    4.02 Untuk mengetahui apakah bagian defleksi horisontal sudah bekerja, dapat dilakukan pemeriksaan atau pengamatan visual antara lain seperti :
    • Diukur ada tegangan heater ada tegangan sekitar 5v ac. Nilai ini bukan nilai sebenarnya sebab avo-meter biasa tidak cocok untuk mengukur tegangan ac dengan frekwensi tinggi. Jika diukur dengan VTVM yang dapat dugunakan untuk mengkur teganagan frekwensi tinggi, nilai sebenarnya tegangan heater adalah 6.8v ac
    • Secara visual heater nampak menyala.
    • Diukur ada tegangan screen.
    • Di cek ada sisa muatan tegangan tinggi pada anode tabung gambar.

    4.03 Diperiksa sudah ada tegangan B+ pada kolektor transistor HOT. Maka jika bagian defeleksi horisontal belum kerja sama sekali dapat disebabkan karena (4.03.1 ~ 4.03.5) :

    4.03.1 Osilator horisontal pada IC Jungel belum bekerja. Tergantung dari desain sistim kerja IC Jungel maka osilator horisontal belum bekerja kerja dapat disebabkan antara lain oleh :
    • Tegangan suply pada pin-H.Vcc tidak ada atau kurang dari spesikasinya. Kebanyakan IC Jungel mempunyai tegangan kerja pada pin-Hvcc sebesar 8v (baca 4.04.6)
    • (TV model lama) Keramik resonator 500khz rusak
    • Beberapa tipe IC Jungel ada yang menggunakan resistor pull up (yang dihungkan ke jalur suply plus) pada bagian outputnya ( misal TDA8366, TDA8842). Jika resistor putus maka basis transistor driver tidak mendapat tegangan bias.
    • Jalur hubungan pulsa SDA-SCL antara IC Mikrokontrol dengan IC Jungel putus atau jalur yang ada yang short disebabkan kerusakan pada part lain.
    • IC mikrokontrol posisi belum "on" atau belum bekerja. Beberapa tipe IC jungel osilator horisontal sudah dapat langsung bekerja jika ada suply Hvcc tanpa menghidupkan mikrokontrol dulu atau mikrokontrol rusak. Tetapi ada beberapa tipe yang belum mau bekerja walaupun sudah ada tegangan suply Hvcc sebelum mikrokontrol mau "on" (contoh adalah TDA8842)
    • X-ray protektor dipasang untuk mematikan osilator horisontal jika tegangan flyback over. TV model lama X-ray protektor aktip bekerja dengan menshort ke ground tegangan H.Vcc. Ada kerusakan salah satu part pada sirkit X-ray protektor dapat menyebabkan ada tegangan pemicu X-ray protektor bekerja.
    • Beberapa IC Jungel model lama kadang mempunyai pin-Xray input (misal TA8690, TA8659). Normal pin X-ray tegangannya adalah nol. Jika pada pin-Xray input diukur ada tegangan (walaupun kecil) maka osilator tidak mau bekerja.

    4.03.2 Kerusakan pada bagian horisontal driver yang dapat disebabkan karena :
    • Tidak ada suply tegangan ke kolektor.
    • Kadang dijumpai tegangan kolektor nol, tetapi jika transistor driver dilepas tegangan kolektor ada. Ini bukan kerusakan bagian driver. Problem disebabkan pada IC Jungel yang menyebabkan tegangan basis transistor over. Dapat disebabkan karena IC Jungel rusak atau horisontal osilator belum bekerja.
    • Tidak ada tegangan pada basis transistor driver. Hal ini dapat disebabkan osilator horisontal belum bekerja, jalur ada yang putus, atau resistor pull-up pada pin hor-out IC Jungel rusak.
    • Pada model TV tertentu kadang pada jalur basis transistor driver dipasang semacam transistor protektor yang disambungkan ke bagian vertikal-out, dimana kolektor-emitor transistor protektor ini akan men-short-kan ke ground tegangan basis jika ada problem pada bagian vertikal. Coba open dahulu transistor ini.
    • Walaupun jarang terjadi kadang disebabkan tranfo horisontal driver rusak
    • Transistor driver rusak.
    Untuk mengetahui bahwa osilator horisontal dan driver horisontal keduanya sudah bekerja dapat dilakukan dengan cara mengukur tegangan pada bagian sekunder tranfo driver. Umunya kalau diukur ada tegangan sekitar 2v AC., jika basis transistor HOT diopen.


    4.03.3 Kerusakan transistor HOT dimana umumnya kolektor-emitornya short, sehingga menyebabkan jalur B+ short ke ground. Tetapi kadang transistor HOT rusak karena basis-emitornya yang short. Mengganti transistor HOT sebaiknya menggunakan nomor part yang sama untuk menjamin keawetan pemakaian. Mengganti transistor HOT dengan nomor part berbeda memang dapat dilakukan, hanya kadangkala dapat menimbulkan problem seperti over OVP (Over Current Protector) aktip bekerja, raster tidak penuh kiri-kanan, atau tidak tahan lama.
    Untuk menghindari kerusakan berulang atau pesawat kembali rusak setelah dipakai beberapa hari atau minggu. Sebelum mengganti transistor HOT yang rusak, maka sebaiknya dilakukanlah pemeriksaan hal-hal yang mungkin dapat menyebabkan transistor ini rusak :
    • Cek tegangan B+ apakah normal
    • Periksa solderan pada kapasitor resonan
    • Periksa elko pada suply kumparan primer tranfo horisontal driver, mungkin kering
    • (Kalau perlu) Periksa def yoke.

    sering rusak. Dalam hal ini maka perlu dicari informasi modifikasi yang diperlukan.

  5. The Following 6 Users Say Thank You to joy3n1 For This Useful Post:


  6. #3
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    4.03.4 Kerusakan tranfo flyback dapat ditunjukkan dengan tanda-tanda antara lain :
    • Transistor HOT rusak short, dan jika diganti baru akan rusak lagi
    • Bodi flyback ada bagian yang mengelembung, warna berubah, ada lubang kecil yang kadang keluar semacam lelehan.
    • Resistor pada sirkit bagian ABL ada yang terbakar
    • Kapasitor (200v) pada pin-ABL flyback short
    • Keluar loncatan api dari bagian tertentu atau antar kaki pin-pinnya.
    • Tegangan tinggi anode, fokus, screen tidak keluar, tetapi tegangan rendah lainnya keluar.
    • Jika diukur dengan ohm meter( dengan x 1K) ada kebocoran antara anode cap dengan kaki ground flybak.
    • Jika diukur dengan ohm meter ada hubungan antara kumparan primer dengan sekunder.

    4.03.5 Kerusakan Def Yoke ditandai antara lain dengan :
    • Tegangan B+ drops dan kadang disertai suara huming dari speaker. Jika konektor def yoke dilepas maka bagian horisontal atau tegangan B+ akan langsung bekerja dengan normal. Jangan menghidupkan TV terlalu lama tanpa def yoke karena dapat menyebabkan phospor tabung layar terbakar pada titik tengah layar. Kecilkan VR screen sebelum mencoba hal ini.
    • Transistor HOT rusak. Jika diganti akan rusak lagi.
    • Raster nampak berbentuk seperti trapesiumd. Lepas kumparan def yoke.
    • Keluar asap.
    • Jika def yoke dilepas secara visual nampak ada bagian yang terbakar. Melepas def yoke hati-hati jangan sampai merubah posisi adjustment magnet konvergen yang ada dibelakangnya. Dan ketika memasang kembali magnet konvergen pasang pada posisi seperti semula.

    4.04.6 Sirkit suply tegangan H-Vccke IC Jungel ada berbagai macam sistim, sehingga ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan tidak ada tegangan suply H-Vcc.
    • Tegangan diberikan dari dari suply B+ melalui resistor puluhan kilo ohm.
    • Tegangan diberikan dari tegangan rendah melalui resistor ratusan ohm
    • Suply menggunakan sirkit transistor pemutus yang dikendalaikan oleh bagian mikrokontrol, sehingga mikrokontrol yang belum on atau sirkit pemutus yang rusak menyebabkan suply H-Vcc tidak ada.
    • IC jungel rusak dimana pin H-Vcc IC Jungle short. Jika pin H-Vcc IC Jungel diopen maka tegangan ada.
    • Pada TV model lama kadang dipasang sebuah transistor X-ray protektor pada jalur H-Vcc. Keruskan pada transistor X-ray protektor akan menyebabkan H-Vcc di-short-kan ke ground.

    4.05 Bagian defleksi horisontal hidup tetapi sebentar kemudian terus mati. Problem semacam ini dapat disebabkan antara lain karena ( 4.05.1 ~ 4.05.3) :

    4.05.1 X-ray protektor pada TV model lama umumnya akan mematikan osilator horisontal jika tegangan tinggi anode over. Problem kemungkinan dapat disebabkan karena :
    • Kapasitor resonan 1600v pada kolektor transistor HOT nilainya berubah mengecil
    • Tegangan B+ over
    • Kerusakan part pada sirkit X-ray protektor, misalnya ada diode zener bocor atau ada transistornya yang bocor.
    Tanpa skematik diagram kadang sulit mencari lokasi X-ray protektor. Kita dapat melacak mencari lokasi sirkit X-ray dengan cara sebagai berikut :
    • Open semua pin pada flyback kecuali pin-B+ dan pin-Kolektor.
    • Hidupkan TV dan biasanya protek sudah tidak akan aktip bekerja.
    • Solder kembali pin yang telah di open satu persatu bergantian dengan dicoba hidupkan setiap kali habis menyambung salah satu pin yang telah diopen.
    • Jika protektor bekerja, maka sirkit X-ray berhubungan dengan pin yang baru saja disambung kembali tersebut.

    4.05.2 OVP aktip bekerja jika arus B+ yang over. Kerusakan mungkin dapat disebabkan karena :
    • Kumparan def yoke rusak
    • Flyback rusak
    • Beban flyback berat, disebabkan karena sirkit yang mengambil suply dari flyback ada yang rusak.
    • sirkit OVP sendiri ada yang part yang rusak.

    4.05.3 Kerusakan pada bagian horisontal driver umumnya disebabkan karena :
    • Transistor mau rusak sehingga kadang mau bekerja pada saat masih dingin,
    • Suply untuk tegangan kolektor putus.
    • Kadang tegangan kolektor nol, tetapi jika transistor driver diopen tegangan ada. Kerusakan bukan pada bagian horisontal driver, tetapi pada bagian osilator horisontal
    • Walaupun jarang terjadi kadang tranfo horisontal driver rusak.

    4.06 Ketika TV dihidupkan transistor HOT langsung rusak sebelum kita sempat melakukan pengukuran. Kemungkinan dapat disebabkan karena :
    • Kapasitor resonan pada kolektor HOT yang mempunyai tegangan kerja 1600v nilainya berubah mengecil atau solderan lepas. Hal ini menyebabkan terjadinya tegangan induksi yang sangat tinggi pada tranfo flyback yang menyebabkan transistor rusak. Nilai kapasitor ini cukup kritis oleh karena itu ganti dengan nilai yang sama.
    • Kumparan horisontal Def yoke rusak terbakar atau short
    • Flyback rusak pada bagian gulungan primer antara pin-B+ dengan pin-kolektor short.
    • Tabung gambar rusak (biasanya ada loncatan api didaamnya).
    • Tegangan B+ over
    • (TV lama) Kerusakan pada keramik resonator 500KHz yang menyebabkan frekwensi osilator berubah menjadi tinggi. Biasanya disertai suara ngencrit sebelum rusak.
    • Kerusakan pada sirkit PH1 (AFC1) seperti resistor, kapasitor atau IC Jungel.

    4.07 Menjumpai transistor HOT rusak secara berulang pada saat melakukan perbaikan TV, maka dapat dilakukan langkah-langkah percobaan sebagai berikut untuk mencegah kerusakan tersebut :
    • Sediakan lampu 100w/220v 2 buah yang disambung paralel.
    • Masing-masing beri sambungan kabel sepanjang kurang lebih 30cm pada kedua ujungnya dengan cara disolder.
    • Putus jalur hubungan antara pin-flyback yang ke kolektor transistor HOT.
    • Pasang kedua lampu antara pin-flyback dengan kolektor transistor HOT secara paralel.
    • Hidupkan TV.
    • Jika lampu menyala terang berarti masih ada kerusakan pada bagian lain yang dapat menyebabkan transistor HOT rusak.
    • Jika nyala lampu sudah redup berarti kerusakan telah teratasi dan kembalikan sirkit seperti semula.

    4.08 Transistor HOT panas atau transistor dalam jangka pendek rusak berulang setelah diambil konsumen.
    Penyebab kerusakan transistor HOT dapat dikategorikan sebagai berikut :
    • Sinyal drive yang kurang sehingga menyebabkan under-drive. Umumnya disebabkan karena elko kering pada suply Vcc tranfo horisoantal drive. Tegangan suply yang drops pada horisontal oslator maupun horisontal drive juga dapat menyebabkan masalah ini.
    • Sinyal drive yang over. Dapat disebabkan tegangan suply pada horisontal osilator atau horisontal drive yang over. Biasanya karena ada part seperti resistor yang diganti dengan nilai yang berbeda.
    • Sinyal drive yang over dapat juga disebabkan karena tegangan Hvcc pada ic jungel over. Dapat disebabkan karena kerusakan regulator atau ada resistor yang diganti dengan nilai yang tidak sama.
    • Arus kolektor over disebabkan karena beban yang over. Mungkin disebabkan karena def yoke, flyback, bagian vertikal out ada masalah.
    • Tegangan kolektor over. Dapat disebabkan karena kapasitor resonan nilai mengecil, tegangan power suply kadang berubah naik.
    • Transistor yang dipasang tidak asli atau tidak cocok.
    • Pemasangan HOT dengan pendingin kurang baik.
    • Ada solderan kurang bagus pada bagian horisontal output, part bagian filter PH1 (AFC1).
    • (TV lama) Bagian osilator kadang frekwensinya berubah, misalnya keramik resonator 500Khz yang akan rusak.
    Catatan :
    • Flyaback yang bersuara dapat menunjukkan bahwa frekwensi horisontal tidak normal. Dalam hal ini kalau TV dihidupkan terlalu lama kadang dapat mengakibatkan transistor HOT rusak.
    • Beberapa model TV baru kadang salah dalam desainnya sehingga transistor HOT sering rusak. Dalam hal ini maka perlu dicari informasi modifikasi yang diperlukan.


  7. The Following 8 Users Say Thank You to joy3n1 For This Useful Post:


  8. #4
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    ini kykx suhux servis tv,blh tnx dkit gk ndan,q pnx tv semro mdel ph-1468 ada smcm kmponen yp trbkar tpi q gk tau namax,kyk elko g2,d dlm pcb tertera lmbg L trs cma ada tulisan 37uH gto di kpala to kmponen krna bdanx dh trbakar,kira2 apa ito ndan !

  9. #5
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    itu memang lilitan jalur horizontal jika rusak/putus TV akan bergaris vertikal cabut dan ganti kawat email nya tapi jangan lupa untuk menghitung jumlah lilitanya penyebab terbakar nya pada lilitan tersebut dikarenakan solderan nya retak hingga menimbulkan percikan api..kemudian terbakar

    aa-pulsajaya

  10. #6
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Thank's ndan,tpi dpt saran dri tmen ktx suruh gnti ma R yg ukuranx 37uh5watt ktx fungsix sma tpi trxta gk bsa ndan,trs q dh cri ke tmpt servis yg kcil ktx kmponen g2 dh ndak ada,plg hrs kanibal dri tv lain,apa hrs q bt lilitan sndri ndan,mksh..

  11. #7
    qrm
    qrm is offline
    Senior Member qrm's Avatar
    Join Date
    Apr 2010
    Location
    http://bawangreload.web.id
    Posts
    1,185
    Thanks
    110
    Thanked 204 Times in 188 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Quote Originally Posted by di2t79 View Post
    ini kykx suhux servis tv,blh tnx dkit gk ndan,q pnx tv semro mdel ph-1468 ada smcm kmponen yp trbkar tpi q gk tau namax,kyk elko g2,d dlm pcb tertera lmbg L trs cma ada tulisan 37uH gto di kpala to kmponen krna bdanx dh trbakar,kira2 apa ito ndan !
    maaf bos cm bantu aja
    kalo kode L bererti lilitan/spul nilainya 37uh. coba test pake avo meter posisi di xohm kalo nyala/jarum jalan berarti bagus. kalo ga jalan berarti putus. tp kalo l kemungkinan jarang yg rusak. coba periksa sekitar Lnya itu

  12. #8
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Wah ini dh bnr2 trbakar ndan.

  13. #9
    qrm
    qrm is offline
    Senior Member qrm's Avatar
    Join Date
    Apr 2010
    Location
    http://bawangreload.web.id
    Posts
    1,185
    Thanks
    110
    Thanked 204 Times in 188 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    kalo L nya terbakar berarti ada kerusakan komponen didepannya coba periksa

  14. #10
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Siap ndan ! !

  15. #11
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Quote Originally Posted by di2t79 View Post
    Thank's ndan,tpi dpt saran dri tmen ktx suruh gnti ma R yg ukuranx 37uh5watt ktx fungsix sma tpi trxta gk bsa ndan,trs q dh cri ke tmpt servis yg kcil ktx kmponen g2 dh ndak ada,plg hrs kanibal dri tv lain,apa hrs q bt lilitan sndri ndan,mksh..
    bikin lilitan sendiri itu lebih baik kerena lilitan tersebut mempunyai polaritas dan berpengaruh pada horizontal positions jika terbalik
    diganti dengan R itu tidak mungkin apalagi dengan nilai 37ohm sedangkan defleksi TV nilainya sekitar 2,7ohm kalau di jumper itu mungkin tapi berpengaruh pada gambar.... gambar akan melebar ke kiri & kanan juga meningkat kan Hot pada transistor horizontal
    untuk menghitung nilai L & R itu beda R menggunakan satuan ohm sedangkan L satuan uh microhenrys

  16. #12
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Tnx maneh ndan,bgian2 mana ja to yg hrs hti jka qt pgn servis tv,ktx ada bgian2 yg msh menyimpan tegangan tv wlpn tv dh pda posisi of,pgn blajar servis tv

  17. #13
    Super Moderator dj.orion's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    BSD
    Posts
    3,100
    Thanks
    218
    Thanked 6,018 Times in 1,173 Posts
    Rep Power
    62

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Thread xg layak di angkat ..
    Silahkan lanjut sharing n pembahasan'y, para teknisi televisi ..
    Akan sangat bermanfaat pasti'y ..


    Mohon bagi xg reply, jgn mengotori thread xg menarik ini dg junk post spt thanks, sip, terima kasih, dll..
    Cukup hargai post dg klik tombol thank jika terasa bermanfaat n sbg ungkapan terima kasih

  18. The Following 4 Users Say Thank You to dj.orion For This Useful Post:


  19. #14
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    trmaksh ndan mo2d jka ini d jdikn sticky pstix akn brguna bt rekan2 yg msh awam spt sya..

  20. #15
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Quote Originally Posted by di2t79 View Post
    Tnx maneh ndan,bgian2 mana ja to yg hrs hti jka qt pgn servis tv,ktx ada bgian2 yg msh menyimpan tegangan tv wlpn tv dh pda posisi of,pgn blajar servis tv
    Bagian yg masih menyimpan tegangan adalah tabung untuk menghilangkan nya gunakan colokan multitester dengan cara menghubungkan ground tabung dengan anoda/yang ada karet dari flyback ke tabung lakukan dengan sangat hati2 karena simpanannya ribuan volt

  21. #16
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Satu lagi trik dari teman seperjuangan
    Mengatasi data korup tanpa remote

    Mengatasi data korup ic memori tanpa remote
    Penjelasan secara teknis apa yang kami lakukan ini kami sendiri belum dapat memahami. Tetapi suatu saat mungkin para teknisi dapat mencoba. Suatu saat kami menjumpai Samsung 14 inch flat yang menggunakan ic UOC (one chip atau chip tunggal) dengan problem “raster menyala putih polos terang dan tampilan OSD normal”.
    Kami lakukan pemeriksaan :

    • Tombol-tombol front panel bekerja normal.
    • Tegangan Vcc maupun Vdd pada ic-onechip semua normal.
    • Pin input video-in (CVBS in) di-injek tidak ada reaksi sama sekali.
    • Pin IF AGC maupun RF AGC tidak ada tegangan.

    Kami simpulkan kemungkinan kerusakan disebabkan kerena problem soft ware atau data korup pada ic memori

    Maka langkah pertama yang kami lakukan adalah mencoba yang paling mudah yaitu mengganti ic memori dengan memori kosongan. Ternyata ada hasilnya, ketika pesawat dihidupkan timbul noise sebentar kemudian berubah menjadi blueback. Ketika kami coba melakukan auto-search maupun manual-search ternyata ada problem yaitu muncul tulisan dengan huruf merah “FUNCTION NOT AVAILABLE”.
    Masalah ini kami bicarakan dengan rekan kerja dan menyarankan untuk mencoba memasang memori lama dengan cara di “TUMPUK” atau disambung paralel. Hal ini berdasarkan cerita pengalaman dari rekan teknisi lain yang pernah menjumpai hal yang hampir serupa. Yaitu ketika memperbaiki pesawat JVC dan diganti dengan memori kosongan ternyata ada hasilnya, tetapi ada masalah gambar geser kekiri (adjustmen H shift berubah) . Mau coba diadjust tidak ada remote. Dan masalah dapat diselesaikann dengan cara memasang paralel memori baru degan memori lama dengan cara ditumpuk.

    Ketika cerita tersebut kami coba praktekkan ternyata memang ada hasilnya, auto-search dapat berfungsi secara normal, hanya screen berubah menjadi agak gelap. Kemudian memori baru kami lepas dan kami pasang kembali memori lama.

    Pengalaman lain kami praktekkan pada Sanken flat 14 inch dengan problem muncul tulisan "FACTORY". Yang jadi masalah adalah remote sudah tidak ada lagi. Kami gunakan remote universal tidak ada yang cocok. Info toko memang Sanken silver tidak bisa pakai remote universal.
    Kami coba pasang memori kosongan. Hasilnya tulisan factory dapat hilang. tetapi ada problem pada V-size dan volume suara satu strip langsung keras. Lalu kami coba lakukan memasang paralel dengan ditumpuk memori lama dan memori baru. Hasilnya OK. Memori baru kami lepas tanpa memori baru dan hasil tetap OK.

    Semoga bermanfaat

  22. The Following 7 Users Say Thank You to joy3n1 For This Useful Post:


  23. #17
    Beginner Member
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Malang
    Posts
    60
    Thanks
    25
    Thanked 137 Times in 32 Posts
    Rep Power
    8

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    REGULATOR
    Dalam men service televise hal utama yg harus diperhatikan adalah regulator
    Karena jika terjadi over tegangan akibatnya sangat fatal bisa merusak IC2 dalam mesin
    Yg lebih parah jika B+ nya sampai 200V yg seharusnya 110V bisa menyebab kan tabung
    Televisi pecah dibawah deflexi untuk mensiasati hal tersebut agar tidak terjadi
    1 lepaskan dan cabut TR horizontal
    2 solder ulang bagian regulator
    3 lepaskan fuse / skring ganti dengan lampu bolam 100W lepas juga degousing nya
    Setelah itu tes B+ nya pastikan tegangan pada 110V – 115V
    Jika keadaan nya normal bolam akan nyala sebentar kemudian mati
    Jika bolam nyala terus cepat cabut steker nya dan cari penyebab nya
    Teknik ini biasanya saya gunakan untuk kasus matot ini juga akan menghemat biaya karena
    Mencegah TR / STR regulator jebol
    Penting
    gunakan standar keamanan dalam men service televisi
    seperti spatu / sandal untuk mencegah hal2 yg tidak di inginkan
    karena men service TV kita ber urusan dengan tegangan tinggi beda dengan hand phone
    jangan memegang bagian HOT yg ditandai dengan cat bertuliskan HOT

  24. The Following 5 Users Say Thank You to joy3n1 For This Useful Post:


  25. #18
    Advance Member fathwa's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Tangerang
    Posts
    367
    Thanks
    68
    Thanked 651 Times in 57 Posts
    Rep Power
    12

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    di lanjut bos sangat bermanfaat............

  26. The Following User Says Thank You to fathwa For This Useful Post:


  27. #19
    Full Member
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    105
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 5 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    Ilmux mantap kmandan..
    Bnr2 membantu skali bt newbe kyk q..

  28. #20
    Beginner Member Nowe's Avatar
    Join Date
    Apr 2010
    Posts
    66
    Thanks
    22
    Thanked 34 Times in 13 Posts
    Rep Power
    5

    Default Re: Teknik dasar service televisi

    advertisement
    gan tolong dong, saya ada TV samsung 14" ..kenapa yah dinyalain gak bisa tapi kadang nyala sendiri ,jadi nunggu teganggan/arusnya penuh dahulu.Mohon bantuannya gan.....

Page 1 of 4 123 ... LastLast
Selular 88

Similar Threads

  1. Pengetahuan Dasar Teknik "Jumper"
    By gone_bdg in forum Elektronika Handphone
    Replies: 59
    Last Post: 1st February 2013, 06:25
  2. Dasar dasar membuat garis pcb!
    By abyancell in forum Elektronika Umum
    Replies: 3
    Last Post: 2nd March 2010, 22:32
  3. Teknik Dasar Pengkabelan, Untuk yang masih awam
    By uqi_oke in forum Internet & Web
    Replies: 1
    Last Post: 15th October 2009, 21:22
  4. Teknik-teknik Melindungi Komputer dari Virus
    By N8250 in forum PC & Laptop
    Replies: 31
    Last Post: 2nd April 2009, 16:53