Software Pulsa Tiger Engine
gathering 2014 yogyakarta

advertisement   advertisement   advertisement

Page 3 of 6 FirstFirst 12345 ... LastLast
Results 41 to 60 of 109
Like Tree1Likes

Kumpulan Buku2 Service

This is a discussion on Kumpulan Buku2 Service within the Elektronika Handphone forums, part of the Elektronika category; Boss Orion terimakasih.... dah mao bagi ilmunya. ini sangat bermanfaat,bukan hanya menambah pengetahuan tp jg bs nambah rejeki kita....

  1. #41
    Product Supporter
    Join Date
    Feb 2009
    Posts
    424
    Thanks
    8
    Thanked 163 Times in 130 Posts
    Rep Power
    7

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Boss Orion terimakasih.... dah mao bagi ilmunya. ini sangat bermanfaat,bukan hanya menambah pengetahuan tp jg bs nambah rejeki kita.

  2. The Following 3 Users Say Thank You to eWacko For This Useful Post:


  3. Asisten VRE
    Kiswara Modem
  4. #42
    Beginner Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    31
    Thanks
    41
    Thanked 16 Times in 10 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Bos ORION TenkQ Banget Izin ngisep yah.......................................
    kalo NT jadi caleg .....sok pasti Masyarakat Djawir Pasti Pilih NT......................
    Hidup Partai Djawir: ..............."[BMemberi Tanpa diminta ] [/B] Menerima Tanpa terhina

  5. The Following 2 Users Say Thank You to nhayadi For This Useful Post:


  6. #43
    Beginner Member
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    12
    Thanks
    16
    Thanked 3 Times in 3 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    maksih ya the master.... mudah2 han forum kita semakin brkembang ilmu na.....


  7. The Following User Says Thank You to tato For This Useful Post:


  8. #44
    Full Member
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    80
    Thanks
    75
    Thanked 26 Times in 19 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    lumayan nih boss biar nambah ilmu

  9. The Following User Says Thank You to mintul For This Useful Post:


  10. #45
    Full Member
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    95
    Thanks
    1
    Thanked 27 Times in 14 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    makash boz. numpang tanya sblm nyedot, ebuknya pake bhasa indo pa linggis?formatnya apa y?thans brat

    aa-pulsajaya

  11. The Following User Says Thank You to echoaxis For This Useful Post:


  12. #46
    Beginner Member
    Join Date
    Jun 2007
    Posts
    22
    Thanks
    2
    Thanked 4 Times in 2 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    thank u, jadi bisa tambah pinter, buku boleh beda teknisi handphone jobku

  13. The Following 3 Users Say Thank You to flashcomm For This Useful Post:


  14. #47
    Beginner Member
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    15
    Thanks
    59
    Thanked 8 Times in 6 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    bos....ada lagi g buku servis handphone......kalo ada upload donk bossss

  15. The Following User Says Thank You to hery28 For This Useful Post:


  16. #48
    Beginner Member
    Join Date
    Jun 2009
    Location
    Malang
    Posts
    3
    Thanks
    22
    Thanked 2 Times in 1 Post
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    pengen bljar nyervis hape, ajarin plan2 ya.trus minta ptunjuk,alat yg paling murah dulu buat bengkel apa.kulo tunggu supporte kang mas2 sedoyo.

  17. The Following 2 Users Say Thank You to wonkcilix For This Useful Post:


  18. #49
    New Member
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    1
    Thanks
    0
    Thanked 2 Times in 1 Post
    Rep Power
    0

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    aku mohon dari teman teman kumpulan trik jumper nokia seri terbaru

    starlet

  19. The Following 2 Users Say Thank You to starlet For This Useful Post:


  20. #50
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Menggunakan Multitester sebagai Volt Meter

    1. Pasang Kabel hitam ke COM (Ground), dan pasang Kabel Merah ke Lubang paling kanan (V/Ohm).
    2. Tentukan object pengukuran, misalnya akan mengukur battere Nokia yg berkapasitas 3,7V.
    3. Lihat skala pada Multitester pd bagian V (Volt) ada dua yaitu:
    DC Volt -- (Tegangan searah) : Tegangan Batere, Teg. Output IC Power, dsb (Terdapat Polaritas + dan -)
    AC Volt ~ (Tegangan Bolak Balik) : Tegangan PLN, dan sejenisnya.

    Umumnya yg digunakan dalam pengukuran arus lemah seperti pengukuran ponsel, dll dipilih yg DC Volt --

    Setelah dipilih skala DC Volt, ada nilai2 yg tertera pada bagian DC Volt tsb. Contoh:

    200mV artinya akan mengukur tegangan yg maximal 0,2 Volt
    2V artinya akan mengukur tegangan yg maximal 2 Volt
    20V artinya akan mengukur tegangan yg maximal 20 Volt
    200V artinya akan mengukur tegangan yg maximal 200V
    750V artinya akan mengukur tegangan yg maximal 750V

    Gunakan skala yg tepat utk pengukuran, misal Battere 3,6 Volt gunakan skala pada 20V. Maka hasilnya akan akurat mis terbaca : 3,76 Volt.

    Jika menggunakan skala 2 V akan muncul angka 1 (pertanda overload/ melebihi skala)
    Jika menggunakan skala 200V akan terbaca hasilnya namun tdk akurat mis terbaca : 3,6V atau 3,7 V sja (1digit belakang koma)
    Jika menggunakan 750V bisa saja namun hasilnya kaan terbaca 3 atau 4 volt (Dibulatkan lsg tanpa koma)

    Setelah object pengukuran sdh ada, dan skala sdh dipilih yg tepat, maka lakukan pengukuran dgn menempelkan kbl merah ke positif battere dan kabel hitam ke negatif batere. Akan muncul hasil pengukurannya.

    Jika kabel terbalik hasilnya akan tetap muncul, namun ada tanda negatif didepan hasilnya. Beda dgn Multitester Analog. Jika kbl terbalik jarum akan mentok kekiri.

    NB : jika Multitester ada tombol DH, artinya Data Hold. Jika ditekan maka hasilnya akan freeze, dan bisa dicatat hasilnya.



    ________________________________________
    Menggunakan Multitester sebagai Volt Meter

    1. Perhatikan Object yg akan diukur. (Resistor, hambatan jalur, dll)
    2. Perhatikan skala Pengukuran pada Ohm Meter
    200 artinya akan mengukur hambatan yg nilainya max. 200 Ohm
    2K artinya akan mengukur hambatan yg nilainya max. 2000 Ohm (2KOhm)
    20 K artinya akanmengukur hambatan yg nilainya max. 20.000 Ohm (20K Ohm)
    200K artinya akan mengukur hambatan yg nilainya max. 200.000 Ohm (200K Ohm)
    2M artinya akan menguur hambatan yg nilainya 2.000.000 Ohm (2000K Ohm atau 2 Mega Ohm)

    Bila tdk tau besaran nilai yg mau diukur, dianjurkan pilih skala tengah misalnya skala 20K. Lalu lakukan pengukuran.
    Jika hasilnya 1 (Overload) maka naikkan skala
    Jika hasilnya digit dibelakang koma kurang akurat, maka turunkan skala.

    Contoh pembacaan hasil :
    Pd skala 2K hasilnya 1,76 itu artinya hambatan yg terukur adalah 1,76 K Ohm
    Pd skala 2K hasilnya 0,378 itu artinya hambatan yg terukur adalah 0,378 K Ohm alias 378 Ohm. (KOhm ke Ohm dikali 1000)
    Pd skala 20K hasilnya 1 , artinya object yg mau diukur melebihi skala 20K,maka naikan skala menjadi 200K, hasilnya menjadi 38,78 itu artinya hambatan yg terukur adalah sebesar 38,78 KOhm



    Pada pengukuran tegangan PLN, maka skala dipindahkan ke bagian AC Volt (~) lalu skala ke 750 V.

    Colok kabel merah dan hitam ke masing2 lobang stop kontak, bolak balik boleh. Namun hati2 takut ada kabel yg terkelupas, bisa tersengat listrik.
    Hasil yg akan muncul mis: 216 artinya tegangan PLN tsb sebesar 216 Volt.

    Jika memakai skala 200, maka hasilnya akan 1 pertanda over load alias melebihi skala 200 Volt tsb.


    ________________________________________
    Menggunakan Multitester sebagai pengukur kapasitas Condensator

    Kondensator (Capasitor) adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad. Ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Kondensator kini juga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia "condensatore", seperti bahasa Perancis condensateur, Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.
    Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.
    Lambang kondensator (mempunyai kutub positif dan negatif) pada skema elektronika.
    Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor).
    Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika. Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini, kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).
    Satuan dalam kondensator disebut Farad. Satu Farad = 9 x 1011 cm yang artinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan 106 mikroFarad (F), jadi 1 F = 9 x 105 cm.
    Satuan-satuan sentimeter persegi (cm) jarang sekali digunakan karena kurang praktis, satuan yang banyak digunakan adalah:
    1 Farad = 1.000.000 F (mikro Farad)
    1 F = 1.000.000 pF (piko Farad)
    1 F = 1.000 nF (nano Farad)
    1 nF = 1.000 pF (piko Farad)
    1 pF = 1.000 F (mikro-mikro Farad)
    Langkah pengukuran :

    1. Pilih Skala bagian F dan pilih skala yg sesuai.
    2. maka nilai yg tampil adalah nilai kapasitas kondensator tsb dgn satuan Farad atau Mikro Farad (10 pangkat -6) atau Nano Farad (10 pangkat -9) atau Piko Farad (10 pangkat -12) Farad.


    ________________________________________
    Menggunakan Multitester Digital sebagai Pengukur Jalur (Kontinuitas)

    1. Pilih Skala Buzzer, yg ada icon Sound atau ada LED nya. Jika kabel tester Merah dan hitam ditempelkan lsg, maka Multitester akan berbunyi pertanda jalur OK. Tanpa hambatan (<50 Ohm).

    2. Pilih object pengukuran. Misal akan mengukur jalur Power ON dari IC UEM kaki P7 ke Switch On off. Tempel salah satu kabel (bebas yg mana aja) ke kaki Switch ON Off, satu lagi ke kaki IC UEM P7 atau capasitor terdekatnya. Jika bunyi maka pertanda jalur bagus dan terhubung. Jika tdk bunyi, coba apakah sdh benar letak pengukurannya. Jika sdh, dipastikan jalur putus dan harus di jumper.


    ________________________________________
    Menggunakan Multitester Digital sebagai pengukur arus rangkaian

    1. Pindahkan kabel merah ke 20A. Dan kabel hitam tetap di COM (ground). Dipilih lobang 20A karena akan mengukur arus yg > 0,2 A.

    Misalnya akan mengukur arus pengisian battere. Salah satu cara antara lain salah satu kabel charger dipotong. Dan masing2 kabel ditempelkan ke kabel merah & kabel hitam Multitester. Lakukan pengukuran saat ponsel dicharger. Misalnya nilai yg tertera 0,725 berarti arus pengisian sebesar 0,725 A alais 725 mA.

    Atau mencabut Sekring (Fuse) lalu tempelkan msg2 kbl ke msg kutub sekring pd PCB. Lalu ukur hasilnya.

    Mengukur Batere Lithium Original atau Palsu.

    1. Kabel Merah tetap di 20A, kbl hitam di GND.
    2. Skala tetap di 20A
    3. Tempel kabel Merah di + batere
    4. Tempel kbl hitam di - batere
    5. lihat hasil yg muncul :
    Jika secara refleks, menunjuk ke angka tertentu dan kembali ke Nol, pertanda Batere Lithium asli.

    Jika hasilnya menunjuk ke angka tertentu, dan stabil. Pertanda Batere Lithium palsu, dan cept2 cabut kbl dari Batere. Karena Batere akan menjadi panas.. karena didalamya tdk ada rangkaian IC Pengontrolnya.

    Untuk Batere lithium asli, walaupun kbl ditempel terus ke batere, tdk masalah...

    Makanya sering ponsel panas atau bahkan meledak saat dicharging. Karena menggunakan Batere Lithium palsu. Yg tdk ada rangkaian IC pengontrolnya. Sehingga saat batere Penuh. Sensor BTEMP tdk bekerja. Maka batere yg telah penuh tsb akan terus terisi sehingga menjadi panas panas dan akhirnya dpt mengakibatkan kerusakanpada ponsel, atau bahkan bisa saja batere menjadi kembung da dpt meledak.

    Oleh karena itu gunakan selalu batere yg asli Lithium yg mengandung IC Pengontrol short Circuit didalamnya.

  21. The Following 7 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  22. #51
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Silahkan Copy Paste friend





    . 1.IC PA (POWER AMPLIFIER)IC PA (POWER AMPLIFIER)
    Untuk memeriksa kaki positif pada PA kita gunakan multitester pada kalibrasi X1, caranya:
    Letakkan kabel merah (+) AVO di konektor baterai positif (+) pada papan pcb dan kabel hitam (-) AVO pada konetor baterai negatif (-), jarum akan bergerak. Pindahkan kabel merah dikonektor negatif baterai, dan kabel hitam pada konektor positif baterai, jarum akan diam ( takbergerak ). Ini menandakan bahwa jalur positif baterai ke IC PA dalam keadaan baik, namun bila analisa tidak seperti diatas maka jalur positif baterai ke IC PA terjadi hubungan singkat (short) atau putus.

    2.IC POWER SUPPLY
    Atur kalibrasi pada X1, letakkan kabel hitam (-) AVO pada konektor positif baterai PCB dan kabel merah (+) pada kaki positif ELCO yang berhubungan langsung dengan arus masuk ke IC P S , jarum akan bergerak berarti jalur dari positif baterai ke IC PS baik.

    3.IC CHARGER
    Atur kalibrasi pada DC10V, lalu hubungkan charger yang dialiri arus listrik kekonektor chager di ponsel.Lalu latakkan kabel merah (+) AVO pada konektor positif baterai dan kabel hitam (-) pada konektor negatif baterai, jarum akan menunjukkan nilai yang sesuai dengan tagangan yang ada pada baterai, berarti IC CHARGER dalam keadan baik.

    4.IC INTERFACE
    Atur kalibrasi pada X1, letakka kabel hitam (-) AVO pada konektor positif baterai, dan kabel merah (+) pada salah satu lampu, lampu akan menyala berarti IC INTERFACE dalam kondisi baik.

    5.VIBRATOR
    Atur kalibrasi padaX1 letakkan kabel hitam (-) pada konektor positif baterai dan kabel positif (+) pada salah satu kaki vibrator, apabila jaru bergerak berarti jalur positif vibrator dalam keadaan baik.

    6.BUZZER
    Atur kalibrasi pada X1, letakkan kabel hitam (-) padakonektor positif baterai dan kabel positif (+) pada salah satu kaki buzzer, jarum akan bergerak dan buzzer akan berbunyi,berarti jalur buzzer baik.

    7.LAMPU LED
    Atur kalibrasi pada X1 letakkan kabel hitam (-) padakonektor positif baterai, dan kabel merah (+) pada salah satu kaki lampu, lampu menyala berarti jalur lampu dalam keadaan baik.

    8.ELCO
    Atur kalibrasi pada x1, letakkan kabel hitam pada (-) pada konektor positif baterai, dan kabel merah (+) pada kaki positif ELCO yang berhubungan langsung ke positif baterai, jarum bergerak berarti jalur ke ELCO baik.

    9.CARA MENGUKUR DENGAN MENGGUNAKAN MULTITESTER
    A. Apabila pengukuran jalur/komponen kita menggunakan kalibrasi pada OHM METER (x1, x10, x100, x1K) dalam kondisi tanpa arus.
    B. Apabila pengikuran Arus DC (baterai) kita harus menggunakan kalibrasi pada DC Volt (10V, 50V, 100V, 250V) dalam kondisi dialiri arus.

    10. MENGUKUR FUSE (SEKRING) MUNGKIN RUSAK
    Atur kalibrasi pada x1, letakkan kabel merah (+) pada salah satu kaki R fuse, dan kabe hitam pada kaki satunya lagi, jarum akan bergerak berarti fuse dalam keadaan baik.



    1.IC PA (POWER AMPLIFIER)
    Untuk memeriksa kaki positif pada PA kita gunakan multitester pada kalibrasi X1, caranya:
    Letakkan kabel merah (+) AVO di konektor baterai positif (+) pada papan pcb dan kabel hitam (-) AVO pada konektor baterai negatif (-), jarum akan bergerak. Pindahkan kabel merah dikonektor negatif baterai, dan kabel hitam pada konektor positif baterai, jarum akan diam ( tak bergerak ). Ini menandakan bahwa jalur positif baterai ke IC PA dalam keadaan baik, namun bila analisa tidak seperti diatas maka jalur positif baterai ke IC PA terjadi hubungan singkat (short) atau putus.
    ================================================== ========================
    4.IC INTERFACE
    Atur kalibrasi pada X1, letakkan kabel hitam (-) AVO pada konektor positif baterai, dan kabel merah (+) pada salah satu lampu, lampu akan menyala berarti IC INTERFACE dalam kondisi baik.
    ================================================== ========================

    Qo bisa seperti tersebut diatas ya Bos ???
    utk No-1
    Sepengetahuan Sy, pada ponsel umumnya terdapat capasitor nonpolar atau polar yg terhubung ke kaki (+) & (-) connector batere sehinga jika kita menghubungkan kabel AVO Meter ke kaki2x connector tsb secara langsung akan mengukur resistansi capasitor (yang dengan rumus elektronika akan diperoleh nilai kapasitansi dalam satuan farad).
    Maka menurut saya hal diatas kurang tepat digunakan untuk mengukur/memeriksa baik-tidaknya jalur ke IC PA

    utk No.4
    IC interface disini maksudnya IC yg mana yach ? Maksudnya IC User Interface gitu ?
    Menurut Sy hal yg diuraikan pd No.4 diatas juga kurang tepat, karena sepengetahuan saya pada ponsel terdapat beberapa (banyak) komponen yg saling berhubungan pada I/O & ke IC User Inteface yg membentuk suatu rangkaian elektronik.

    AFTER ALL ...
    utk singkatnya, secara umum mengenai pemeriksaan IC perlu kita garis bawahi disini, bahwa:
    IC (Integrated Circuit) itu merupakan suatu rangkaian terpadu yg didalamnya terdapat banyak komponen2x sehingga sulit di ukur secara akurat oleh multitester (melalui pengukuran nilai resistansi) untuk memeriksa kondisinya masih baik atau 'nggak.

    Selanjutnya utk pemeriksaan jalur ke komponen2x : Buzzer,speaker, Vibrator, Mic, Fuse,DST kita harus paham&mengerti schematic diagram pada ponsel yg kita periksa sehingga pemeriksaan jalur yang dilakukan lebih cermat & akurat (tidak mengukur komponen yang lain)

    Sedangkan utk memeriksa baik-tidaknya komponen2x tsb (berdasarkan acuan nilai resistansi komponen), sebaiknya kita menghubungkan secara langsung kabel AVO meter ke kaki2x komponen sehingga hasil pengukuran resistansi yg diperoleh lebih cermat & akurat, dan akan jauh lebih baik jika pada saat pengukuran dilakukan, komponen2x tersebut dilepas dari papan rangkaian agar tidak terpengaruh resistansi komponen lain yang terhubung pada rangkaian.

    Demikian tanggapan saya agar konsep kerja pemeriksaan komponen elektronika dengan Multimeter (AVO Meter) melalui pengukuran Nilai Resistansi, Arus dan Tegangan menjadi tidak salah kaprah.
    Mohon koreksinya .... Thanx

  23. The Following 4 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  24. #52
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Mendeteksi arus short/konslet pada hp bb5
    Untuk ponsel bb5 new semisal 3110c dll yg menggunakan IC RF AHNE, menggunakan Processor RAPGSM v1.1 bukan RAP3G.

    RAPGSmv1.1 ini termasuk dlm CMOS Processor (MOSFET) yg merupakan
    rangkaian kombinasi Field Effect Transistor Vdd(Drain) sbg teg.
    Positifnya dan Vss(source) sbg negatif.

    Pada RAPGSM ini membutuhkan 2 jenis tegangan kerja sbb:
    Tegangan Microprocessor VCore=1,4V
    Tegangan Data Signal Processor VIO=1,8V

    Pada RAPGSM ini terdapat 19 kaki yg memperoleh tegangan Positif Vddcore
    1,4V(drain) dari TAHVO, dan 19 kaki tegangan negatif VssCore(source) ke
    Ground.

    Serta 11 kaki yg memperoleh tegangan VddIO 1,8V.

    Nah dari hampir lima puluh kaki tegangan input (Vdd/Vss) untuk RAP tsb,
    sering mengalami masalah short pada kaki2nya. Oleh karena itu
    kemungkinan terbesar disebabkan oleh RAPGSM ini.

    Namun bila
    mau melakukan pengukuran lebih teliti short atau tidaknya pada RAPGSM
    ini sulit bila dilakukan dengan cara suntik tegangan dan Heat feeling
    (Meraba yg panas). Atau disebut inject tegangan (Memberi teg. kerja yg
    sesuai, langsung dari Power Supply, bukan lagi dari IC Regulator
    RETU& TAHVO tsb, dan melihat reaksi konsumsi arus pd Power Supply).

    Mengapa? Dikarenakan dalam modul IC RAPGSM pada input Vdd/Vss terdapat
    Protection Diode sbg Switching saat shorting. Sehingga pada RAP yg
    short sendiripun tdk dirasakan panas, namun panas terjadi pada
    Regulator yg memberikan tegangan(RETU/TAHVO). Sehingga bisa terjadi
    salah deteksi, panas di RETU bukan berarti RETU yg short.

    Adapun cara eliminasi untuk mengetahui komponen mana yg short sbb:
    (cara Eliminasi adalah memutus tegangan terhadap salah satu komponen yg
    dicurigai, lalu membandingkan arusnya kembali pada Power Supply.)

    1. Eliminasi TAHVO

    Cabut L2302, jika dicabut maka VCORE akan hilang. Cek kembali. Apakah
    kondisi msh sama? jika ya pertanda tdk ada masalah dgn VCore utk RAP.
    Jika panas sdh normal, 100% masalah dari RAPGSM (bagian Microprocessor nya).

    Cabut L2301&L2306, jika dicabut input TAHVO dari VBat akan putus,
    Rangkain Charging tdk bekerja. Cek kembali. Kondisi masih sama? jika ya
    pertanda tdk ada masalah dgn TAHVO. Jika panas sdh normal, masalah dari
    TAHVO.

    2. Eliminasi PA


    Cabut Z7520, maka teg. VBAT ke PA akan putus. Cek kembali. Jika konsumsi arus menjadi normal, maka 100% masalah pada PA.

    3. Eliminasi IC RF (AHNE)

    Cabut L7502, teg. VBAT ke AHNE akan putus, jika konsumsi arus menjadi
    normal, maka 100% masalah pada AHNE. Jika arus tetap tinggi, masalah
    bukan pada AHNE, pasang kembali L7502.

    4. Eliminasi Bluetooth IC

    Cabut L6077, maka teg. VBAT ke BT IC akan putus, jika arus menjadi normal, maka IC BT bermasalah.

    5. Eliminasi Camera IC & Regulator

    Cabut L3303, jika arus menjadi normal, maka masalah di Camera atau Camera IC(D3300),
    Jika arus masih tinggi, cabut L3304, arus menjadi normal, maka 100% masalah di Regulator Camera(N3300)
    Camera IC sering pula bermasalah short.


    Untuk Bagian DSP dari RAPGSM yg mendapatkan teg. VIO. Cara Eliminasi
    dengan mengangkat RAPGSM. kemudian melihat kembali reaksi arus pd PS,
    atau meraba apakah RETU masih panas. Jika sdh normal, maka pertanda
    RAPGSM bermasalah. Jika RETU msh panas/PS arusnya masih tinggi,
    pertanda masalah bukan dari RAPGSM.

    Sedangkan short pada
    RAPGSM ada dua kemungkinan bisa dari kaki2 BGAnya yg menimbulkan short,
    bisa pula dari modul RAPGSM itu sendiri.

    Jika kaki2 BGA yg bermasalah, bisa diangkat cetak (Reball)
    Namun jika setelah diReball, arus kembali melonjak, RETU Panas. Maka pertanda RAPGSM sdh rusak.


    Sedangkan Shorting pada ponsel, ada 3 kategori:

    1.
    Langsung short begitu pasang Batt/PS. (Arus pada PS langsung melonjak)
    2.
    Short setelah menekan Switch on/off. (arus PS naik setelah menekan on/off)
    3. Short saat melakukan panggilan/Transmit. (ARus naik tinggi saat melakukan calling)

    Kondisi 1, paling mudah menebaknya. Periksa & Eliminasi komponen yg
    langsung mendapatkan tegangan dari VBatt. Spt PA, RETU, TAHVO, RF IC,
    BT IC, dsb..

    Kondisi 2. Agak sulit pendeteksiannya. Periksa
    & Eliminasi komponen yg mendapatkan tegangan dari
    Regulator(RETU,TAHVO,Camera Regulator,LED Regulator, dll)

    Kondisi 3. Umumnya kerusakan dari PA.. Karena PA bekerja saat Call in/Out.
    Last edited by chrizz; 27th June 2009 at 04:29.

  25. The Following 4 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  26. #53
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    KAMUS HANDPHONE
    ( Singkatan dan Fungsi )


    DIAGRAM BLOCK = Diagram Kotak
    Diagram berupa gabungan sejumlah block (kotak) bersama-sama untuk membentuk sistem an lengkap, dengan melukiskan bagian-bagian/komponen-komponen, hubungan-hubungan rangkaian, cara kerja dan sebagainya. Diagram block berfungsi untuk menganalisa fungs rangkaian elektronik dengan mengambil prinsip dasar ‘membaca’ diagram, sehingga kita lebih mudah memahami rangkaian yang rumit, sebagaimana fungsi diagram-diagram lain.

    NMP = Nokia Mobile Products

    BATTERY CHARGER = Guna Charger Battery untuk jalan aliran listrik dari adaptor ke Baterry.

    DUPLEXER : Berguna untuk RX (Menerima sinyal) dan untuk TX ( Mengirimkan sinyal).

    PA = (Power Amplifier)
    Amplifier atau penguat kadang juga disebut versteker. Suatu peralatan (sirkit) yang diberi catu daya DC yang berfungsi untuk memperkuat daya, dari daya gelombang lemah menjadi daya gelombang yang kuat atau ang lebih kuat atau hal mana masukan tegangan, arus, atau dayanya, dibuat menjadi lebih kuat amplitudo keluarnya.

    C CONT = sebagai tempat pengatur tegangan aliran listrik ke semua komponen - komponen.

    COBBA = Guna sebagai penterjemah signal analog menjadi digital.

    HAGAR = Sebagai tempat perubahan lebar frekuensi.

    BANDWIDTH = (Lebar jalur)
    Dalam sistem radio pemancar adalah daerah frekuensi di mana tegangan sinyalnya boleh kurang dari nilai maksimum yang ditentukan atau keseluruhan dari jalur yang dirambati oleh sinyal yang mengandung modulasi.

    CRYSTAL = Guna untuk menstabilkan tegangan listrik.

    FLASH = Guna sebagai penterjemah bahasa.

    SRAM = Guna sebagai tempat penyimpanan data sementara.

    LCD = ( Liquid Cristal Display ) Menampilkan status

    MICROPHONE = menerima suara ( analog ) penelepon.

    SIM = Guna Sebagai tempat kartu Sim

    PCB = ( Printed Circuit Board ) Papan yang berguna sebagai tempat komponen-komponen ( Ic, Pa, Lcd ).

    E EPROM = guna sebagai tempat data permanen.

    LED = Lampu.

    VCTCX0 = Tempat pengiriman aliran listrik ke semua komponen-komponen.

    BUZZER = Tempat mengeluarkan nada dering.

    VIBRATOR = Alat untuk mengeluarkan nada Getar.
    Last edited by chrizz; 27th June 2009 at 04:32.

  27. The Following 9 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  28. #54
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service




  29. The Following 4 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  30. #55
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    MATOT, PROBLEM DAN SOLUSINYA


    Problem atau trouble yang biasa ditemukan pada ponsel dapat dikategorikan menjadi 3 kategori kerusakan yaitu :
    1. Kategori Problem Software
    2. Kategori Problem Hardware
    3. Kategori Problem Software dan Hardware nya

    Problem handphone dan solusinya

    1. Ponsel mati total
    Ponsel mati total ada 3 macam, yaitu mati total karena mati sendiri, mati total karena jatuh, dan mati total karena kena air.
    a. Mati total karena mati sendiri.
    Penanganannya :
    Pertama dapat dilakukan langkah-langkah darurat dibawah ini, supaya tahu seberapa jauh tingkat kerusakannya.
    - Lepas battery lalu pasang lagi atau coba pakai battery lain dan coba hidupkan
    - Periksa konektor battery dan coba tekan untuk melihat tingkat lentur atau tidak, bila rusak ganti yang baru.
    - Pasang charging pada ponsel, bila indikator masuk dan ponsel di hidupkan tetap tidak mau, maka jelas ponsel anda tidak bisa hidup karena gangguan dari IC PA (Power Amplifier). Setelah IC PA dicabut ponsel anda bisa di hidupkan lagi. Dan supaya ada signal maka harus dipasang IC PA yang baru.
    - Bila di pasang charging indikator tidak ada dan ponsel di on tetap tidak mau hidup maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut memakai power suply. Tetapi ada kemungkinan juga terdapat timah yang jelek pada PCB, solusinya cabut IC PA, lalu bersihkan timah pada PCB dimana IC PA menempel, pasang kembali IC PA yang lama, HP nyalakan, pasti nyala.
    Pemeriksaan dengan power supply :
    Diperlukan power supply dengan skala ampere sebesar 1 ampere (A) atau 1000 mA. Hal bertujuan agar pemeriksaan bisa lebih mudah dan jelas.
    Langkah-langkahnya sebagai berikut :
    - Pasang kabel dari power supply ke konektor battery ponsel sebanyak minimal 3 kabel, dengan urutan negatip, BSI dan positip. (warna hitam, hijau dan merah)
    - Arahkan volt pada power supply 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V)
    - Ponsel dalam keadaan off, lalu tekan tombol on
    - Bila amper saat ditekan tombol on, diam saja berarti ada problem pada hardware nya (Hardware), maka perlu dilakukan pengecekan dari komponen on/off sampai pada battery.
    - Bila amper saat ditekan tombol on, naik sekitar  50 mA, maka problem yang terjadi adalah masalah software (Software), maka yang perlu dilakukan adalah HP diprogram ulang (flash) atau program diupgrade ke versi yang lebih tinggi.
    b. Mati total karena jatuh.
    Penanganannya :
    - HP tidak boleh dites dengan menggunakan power supply, tetapi terlebih dahulu HP harus dibongkar, dipanasi, dan direposisi kembali letak/posisi komponen yang berubah sebagai akibat dari HP yang jatuh tadi.
    - Setelah itu HP baru boleh dites menggunakan power supply untuk mengetahui kerusakan pada Hardware (Hardware) / Software (Software).
    - Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai akibat dari HP yang jatuh tadi adalah IC PA / IC Power.
    c. Mati total karena kena air.
    Penanganannya :
    - Untuk HP yang kena air juga pertama kali tidak boleh dites dengan menggunakan power supply, karena beresiko terjadi hubungan pendek antar komponen didalam air, tetapi HP terlebih dahulu harus divakum,dipanasi,atau diblower dengan terlebih dahulu diberi cairan pembersih IPA, juga bisa menggunakan butir silika untuk menyerap air yang ada pada HP.
    - Setelah HP dipastikan telah kering sungguh, maka kita boleh menggunakan power supply untuk mengetahui terjadi kerusakan pada Hardware (Hardware) atau Software (Software).
    - Pada HP yang terkena air, biasanya terjadi kerusakan pada aksesoris HPnya.
    2. Ponsel mati total karena IC UI.
    Pada kasus HP seperti ini maka dibutuhkan alat test yaitu power supply.
    Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
    - Hubungkan power supply pada ponsel, beri tegangan (volt) sebesar 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V)
    - Pada saat ponsel dalam keadaan off, lihat jarum ampere pada power supply akan naik sebesar 100mA.
    - Ponsel akan langsung hidup, LED menyala, VIBRA bergetar.
    Penanganannya :
    - Lepaskan IC UI, lalu hidupkan ponsel.
    - Maka ada tampilan pada LCD ponsel "Insert SIM Card".
    - Pasang IC UI yang baru.
    - Hidupkan ponsel, maka ponsel akan bekerja dengan baik.
    3. Ponsel mati total karena IC CPU.
    Untuk mengetahui apakah ponsel mati total karena IC CPU adalah sebagai berikut :
    - Beri tegangan (volt) pada ponsel dengan menggunakan power supply sebesar 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V).
    - Pada saat ponsel belum dinyalakan, jarum ampere diam, tetapi apabila ponsel sudah dinyalakan maka jarum ampere akan naik 100mA.
    Penanganannya :
    - Apabila IC CPU masih dalam kondisi yang baik, maka kita hanya perlu memanasi IC CPU dengan menggunakan blower saja, tetapi apabila IC CPU rusak, maka kita perlu mengganti dengan IC CPU yang baru. Sebelum kita mengganti IC CPU kita terlebih dahulu harus mempunyai lem anti panas dan cairan penghancur lem anti panas, sebab IC CPU dilindungi oleh lem anti panas, setelah kita menghancurkan lem anti panas, baru kita bisa memanasi (blower) IC CPU untuk diganti yang baru. Demikian pula setelah kita mengganti IC CPU dengan yang baru maka kita perlu memberikan lagi lem anti panas untuk melindungi IC CPU yang baru kita ganti tersebut.
    4. Ponsel mati total pada saat kita melakukan panggilan.
    Untuk melakukan pengetesan kita gunakan power supply dengan cara :
    - Hubungkan ponsel dengan power supply, beri tegangan (volt) sebesar 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V) pada ponsel.
    - Jarum ampere tidak akan bergerak pada saat ponsel masih dalam keadaan mati.
    - Kita nyalakan ponsel lalu dipakai untuk melakukan panggilan, maka jarum ampere akan menunjukkan angka diatas 400mA.
    Penanganannya :
    - Ganti IC PA dengan yang baru, setelah itu lakukan pengetesan ulang seperti yang diatas, apabila dari hasil tes jarum ampere menunjukkan angka dibawah 400mA, maka ponsel sudah dalam keadaan baik.

  31. The Following 12 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  32. #56
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    PROBLEM : SOLUSI :


    1. NO SIGNAL : 1. Ant
    No. Acces 2. Connect Ant
    No. Network 3. Swict An
    Searching 4. Coba SIM Card lain
    5. Buffer (RF)
    6. PA

    2. CALL ENCED : 1. Batt lemah (Low Batt)
    2. PA lemah
    3. PA short (TR control PA)

    3. SIGNAL LEMAH : 1. Jauh dari Operator
    2. Daerah blank spoot
    3. Ant / Software Ant
    4. Ant sering diganti/casing
    5. IC / TR RF RX

    4. SIGNAL TAK STABIL : 1. Provokasi cuaca
    2. Software Ant
    3. Filter
    4. IF VCO Signal prosesor

    5. SEARCHING ENDED : 1. Low Batt
    2. PA tidak kerja
    3. TR control PA

    6. NO. VOICE (RX) 1. LS (SP)
    2. Enterpeace LS
    3. IC Audio

    7. NO PHONE TX : 1. Mic
    2. Interpeace Mic
    3. IC Audio


    8. NO CHARGE : 1. Batt mati
    2. Alat charge rusak
    3. Conector charge
    4. IC charge

    9. NO RINGING : 1. Periksa Buzzer
    No. Vibrator 2. Periksa motor Vibra
    No Lamp Keypad 3. Periksa Jalur
    No Lamp LCD 4. Periksa interpeace

    10. INSERT CARD 1. Sim Card Soccet
    2. Tegangan Sim Card
    3. Soccet Sim Card tinggi ts

    11. MATI TOTAL (Matot) 1. Batt
    2. Conec Batt
    3. Software On / Off Key Pad
    4. REG IC (PS IC)
    5. PA Jebol (mati)
    6. Dioda / LED
    7. TR Control PA
    8. Capasitor banker

    12. BATT BOROS : 1. PA Bocor
    2. IC charging

  33. The Following 10 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  34. #57
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Sistem kerja NOKIA
    ________________________________________
    Single Engine Structure(struktur mesin tunggal)

    ENOS = EPOC(Symbian OS) + NOS(Nokia OS)
    ENOS produk dasar--->3650,6600,9210 dan sejenis nya
    EPOC dan NOS bisa di bilang bekerja bebas
    Kedua sistem operasi tersebut berasal dari inti(core) yg sama
    Kedua nya mengacu pada sumber memori yg sama
    CMT-APE(NOS-EPOC) adalah sistem komunikasi dasar pada handphone
    Pada pelaksanaan nya tugas NOS selalu di prioritaskan
    NOS lebih fokus pada aktivitas modem celullar seperti RF,power dsb
    EPOC lebih fokus di user interface


    Dual Engine Structure(struktur mesin ganda)
    Produk mesin ganda---->6630,9500,6680,N70 dsb
    Sistem kerja keduanya dipisah pada intinya
    Mereka mempunyai perangkat memori dan sumber masing-masing
    CMT-APE(NOS-EPOC) komunikasi dasar pada handphone melalui perantara fisik (X-BUS)
    NOS sepenuh nya fokus pada modem cellular
    EPOC sepenuh nya fokus pada user interface




    Langkah kerja(Power ups Steps)

    Setelah di power ON

    RETU mengaktifkan Sleep Clock,VANA,VIO,VR1 dan VDRAM
    Voltase pada RETU yaitu RSTX pin akan mengaktifkan TAHVO ASIC
    TAHVO aktif VCORE(RAP3G) dan internal ascillator mengendalikan VCOREA(OMAP)
    VCTCXO regulator bekerja dan RFCLK(38.4MHZ) di kendalikan oleh RETU regulator
    RETU mengeluarkan PURX setelah 16ms setelah RFClk stabil
    2.4 MHz SMPS clock untuk TAHVO di hasilkan
    Setelah PURX keluar dan berjalannya 2.4 synchronization clock terdeteksi,TAHVO akan mengendalikan VCOREA
    Sistem bekerja dan berjalan
    Software berfungsi untuk menyalakan regulator lain


    RAP3G

    RAP3G adalah sebuah Radio Application Processor
    Sukses nya TIKU(pada NOKIA 7600) dengan beberapa teknik pengembangan dan penambahan fitur
    Pada umumnya RAP3G terdiri dari tiga bagian:
    -Penggerak Utama(Main Processor),mengatur 3 fungsi yaitu PH3,DSP dan yang berhubungan
    -MCU peripherals
    -DSPperipherals

    RAP3G berjalan dengan NOS dan mengawasi semua dari aktivitas modem
    RAP3G core voltage 1.40V di jalankan dari TAHVO
    VCORE dan VI/O(input/output) berasal dari RETU VIO.Tegangan CORE pada sleepmode dibawah1.05V


    RETU

    RETU adalah EM ASIC utama termasuk fungsi fungsi blok:
    -Start up logic dan kontrol reset
    -pendeteksi proses Charging
    -Memonitor tegangan Battery
    -32.768kHz clock dengan EXternal crystal
    -Real time clock dengan external backup battery
    -SIM CARD interface
    -Streo audio codecs dan amplifiers
    -A/D converter
    -Regulator
    -Vibra interface
    -Digital interface(CBUS)
    RETU ASIC tidak mempunyai fungsi securyti layaknya UEM(E,K)


    TAHVO

    TAHVO adalah EM ASIC termasuk fungsi block:
    -CORE supply generation(VCORE & VCOREA)
    -Level shifter dan regulator untuk USB/FBUS
    -Kontrol battery seperti pada proses pengecasan
    -External LED driver control interface
    -Digital interface(CBUS)
    -TAHVO ASIC tidak mempunyai fungsi security layaknya UEM(E,K)


    CMT Flash

    CMT Flash memory digunakan untuk menyimpan:
    -MCU program code
    -DSP prgram code
    -Tuning Values
    -Certificates
    -Kapasitas 64Mbit
    -Logic dan supply tegangan untuk NOR Flash di hasilkan dari VIO(1.8V)
    Flash Clock adalah 48Mhz(192Mhz/4)

    CMT SDRAM

    CMT SDRAM adalah penyimpanan data dinamic untuk MCU data
    Kapasitas 64MBit
    SDRAM core voltage (1.8v) di hasilkan oleh RETU VDRAM regulator
    Tegangan I/O(1.8) di hasilkan oleh RETU VIO regulator
    SDRAM clock adalah 96Mhz(192Mhz/2)


    OMAP

    OMAP adalah aplikasi penggerak yang berjalan dengan sistem Symbian(EPOC)

    Platform untuk kemudahan penggunaan aplikasi,interface dasar(Main Interface):
    -Kamera
    -Layar
    -Bluetooth
    -MMC
    -USB
    -Keyboard
    -XBUS untuk penghubung dengan RAP3G
    OMAP adalah standard ASIC yang di design oleh Texas Instrument dan di gunakan juga oleh VEndor lain dan NOTEBOOK
    CORE Voltage VCORE(1.4V yang dihasilkan oleh discrete SMPS dan bekerja dibawah 1.09V pada sleepmode
    I/O voltage VIO(1.8V) oleh RETU


    APE COMBO MEMORY

    APe flash digunakan untuk menyimpan kode aplikasi dan data pengguna
    Tidak memungkin untuk mengakses kode langsung dari Flash--->mesti loader ke DDR dan berjalan darinya
    kapasitas 256MBit(flash),256MBit(DDR)
    Tegangan untuk DDR adalah VDRAM 1.8V
    VIO 1.8V adalah dari DDR I/O
    Tegangan Both NAND core dan I/O berasal dari RETU
    DDR clock adalah 110Mhz(220MHz/2)
    Flash interface speed adalah 22MHZ


    Product Specific Circuitries

    Kamera depan
    kamera depan di kontrol dan datanya di koleksi oleh OMAP
    Tegangan VIO dari OMAP adalah 1.8V dan salah satu diantaranya adalah 2.8V oleh karena itu di perlukan level shifter
    Kamera mempergunakan dua tegangan berbeda dari LDO(Low -Dropout Voltage)
    VCAM 1.5V untuk rangkaian kamera digital dan sensor A/D-converter
    VCAM2 2.8V untuk kamera I/O dan sensor photo diode


    Kamera belakang

    Terhubung dengan OMAP melalui data dan kontrol interface
    Data di salurkan melalui perbedaan serial interface menggunakan clock dan data
    Kamera kontrol i hubungkan langsung dengan control interface yang kompatibble dengan 2 IC menggunakan SCL % SDA signal(1.8V)
    Kamera digital: VCAM 1.5V dari discrete LDO
    Kamera analog : VAUX 2.5V dari RETU
    Kontrol signal tambahan
    Vctrl:High 1.8V=kamera aktif -low 0V=camera tidak aktif
    Extclk:CLOCK dari OMAP1710(9.6MHz)


    Kamera Flash Light

    Didesign untuk memberikan lebih pencahayaan ketika pengambilan gambar di ruang gelap
    LED yang sama juga di gunakan sebagai indikator cahaya ketika sebuah video sedang diambil
    TK1189 adalah SMPS untuk FLED,di gunakan sebagai pengontrol dua host
    Flash kontrol di atur oleh kamera
    Mode indikator di atur oleh OMAP


    Bluetooth

    Chip tunggal BTBC3(termasuk RF,blackberry & ROM memory)
    UART interface untuk kontrol/data dengan OMAP
    PCM interface untuk audio data dengan RAP3G
    I/O 1.8V dari VIO
    Analog voltage 2.85V dari battre melewati discrete LDO
    Clock 38.4MHz dari bagian RF

  35. The Following 10 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  36. #58
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    Struktur Kinerja Ponsel (Mobile Phone Working Structure)

    Secara garis besar, struktur kinerja pada ponsel dapat dibagi menjadi 3 unit, yaitu :
    1. Unit tenaga/power

    Unit tenaga bisa dikategorikan menjadi 2 bagian yaitu :

    A. Distribusi tenaga
    Distribusi tenaga berpusat pada komponen yang disebut ?Power IC?, dimana komponen tersebut mendapat arus listrik sebesar 3,6V dari baterai. Dari olahan power IC, arus dibagikan ke komponen lain yang menggunakan arus tersebut sesuai kebutuhan daya masing-masing komponen dalam sirkuit. Pada kebanyakan type, daya yang dibutuhkan oleh RF Power Amplifier atau IC PA, melebihi daya dari baterai semisal 4,7V atau 5,6V. Maka power IC membutuhkan dukungan dari komponen kapasitor (power boaster coil) untuk meningkatkan tegangan dayanya. Sehingga kesimpulannya adalah, power IC menggunakan daya yang masuk untuk dibagikan ke tiap komponen yang membutuhkan, berapapun daya yang diperlukan tiap komponen untuk menjalankan fungsinya.

    B. Pengisian tenaga/Charging
    Charging adalah proses pengisian daya pada batery dengan menggunakan trafo charge, dan proses pengisian daya akan berhenti apabila daya dari baterai sudah penuh. Proses dari unit ini dikontrol oleh IC charging dengan dukungan komponen fuse/sekering, coil, dioda pelindung dan filter kapasitor. IC Charging dapat melakukan tugas tersebut karena mendapat perintah dari CPU dan mendapat tenaga dari Power Supply.

    2. Unit signal atau radio
    Unit signal dapat dikategorikan menjadi 4 bagian, yaitu :

    A. Band Switching / pemindah frekwensi
    Pada ponsel masa kini, sistem frekwensi jaringan yang disupport adalah 2 band, 3 band bahkan tak sedikit type ponsel yang sudah sanggup beroperasi di 4 band. Dalam khasanah teknik telekomunikasi selular, frekwensi yang dapat terlayani oleh ponsel 3 band berada di jalur: GSM (beroperasi pada 900 MHz) , DCS (beroperasi pada 1800 MHz) , PCS (beroperasi pada 1900 MHz).

    Proses penangkapan dan pemisahan gelombang frekwensi yang merayap di udara tersebut dilakukan oleh komponen duplexer yaitu Antenna Switch. Komponen ini juga bekerja sebagai pemindah fungsi antenna antara system penerimaan signal dengan system pemancaran signal. Dengan proses perpindahan system yang begitu cepat, seolah tak ada jeda ketika kita berkomunikasi dengan menggunakan ponsel. Padahal disaat yang sama, antenna bekerja untuk menerima dan memancarkan signal.

    B. RF (Radio Frekwensi) Power Amplifier
    Komponen yang lebih dikenal dengan istilah IC PA ini bertugas untuk memperkuat signal yang akan dipancarkan ke udara. Dengan hasil penguatan signal berkisar lebih dari 0,6W atau 600mW, membuat signal sanggup merambat sejauh 20 sampai 25 kilometer. Tugas penguatan signal yang dilakukan oleh IC PA ini kinerjanya dikontrol oleh RF Processor dengan cara mengatur tingkat kekuatan dan daya yang dibutuhkan oleh IC PA. Semakin dekat perangkat ponsel dengan BTS operator, semakin kecil pula daya yang diberikan. Demikian pula sebaliknya, semakin jauh ponsel dari jangkauan BTS maka semakin besar pula tingkat kekuatan daya yang diberikan pada IC PA. Dan ini berkaitan langsung dengan pemakaian konsumsi tenaga dari baterai.

    C. Transmitting/pemancaran
    Pada Unit ini, RF Prosesor atau yang lebih dikenal sebagai IC RF berfungsi untuk mentransmisikan informasi data signal Pada komponen IC PA, filter, IC Audio dan CPU. IC RF di kalangan teknisi ponsel mempunyai ragam sebutan, misalnya pada Nokia DCT3 para teknisi lebih suka menyebutnya dengan Hagar dan di platform DCT4, IC tersebut lebih dikenal sebagai Helga atau Mjoelner. Sedangkan untuk ponsel merk lain, pun para teknisi lebih akrab menyebut IC RF dengan nama sesuai yang tercetak pada IC masing-masing platform ponsel.

    Untuk melaksanakan tugas sebagai pengolah informasi data signal, komponen ini menerima informasi dari unit data dan juga menerima informasi dari unit audio. Selanjutnya, Informasi data yang diterima tersebut diolah menjadi gelombang radio dengan frekuensi 900 Mhz ? 1900 Mhz. Gelombang hasil dari pencampuran (mixer) dan penyatuan (modulation) tersebut diteruskan menuju IC PA untuk dikuatkan. Begitu pula pada proses penerimaan signal, IC RF-lah yang melakukan pengolahan data. Sehingga bisa dikatakan, IC RF berfungsi agar transmitter/pemancaran dan receiver/penerimaan pada unit signal mampu bekerja dengan baik.

    D. Receiving/penerimaan
    Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa IC RF selain melakukan tugas pengolahan signal pemancar, komponen ini juga mengolah informasi data untuk proses penerimaan signal. Signal dari BTS yang masih dalam bentuk campuran , setelah ditangkap oleh antenna switch lalu di saring oleh filter, kemudian dikirim ke IC RF untuk dipisahkan (demodulasi) menjadi informasi audio dan data. Dan dari hasil olahan IC RF, informasi tersebut lantas dikirim ke IC audio untuk diolah menjadi signal suara yang bisa didengar telinga manusia melalui speaker. Sedangkan informasi dalam bentuk data, akan diteruskan ke unit data bagian DSP (Digital Signal Processor) untuk diolah dan ditampilkan melalui visual dan grafik pada LCD berupa indikator signal dan logo operator..

    3. Unit Data
    Unit data dapat dikategorikan menjadi 2 bagian, yaitu :

    A. CPU (Central Processing Unit)
    Otak pengolah data utama dari ponsel ini melakukan tugas yang sangat beragam, mulai dari lampu LED, Vibrator/getar, kamera, Charging, Input keypad, konversi suara/DSP, kontrol saluran RF, power on sampai dengan control pengolahan dan pemrosesan penyimpanan data. Semua informasi yang terbaca oleh CPU, akan diolah sesuai perintah kerja pada program data yang tersimpan dalam IC Flash. Dan hasil olahan informasi tersebut akan diteruskan ke unit sistem yang lain. Jadi, apabila komponen CPU pada ponsel mengalami kerusakan, maka proses perbaikannya pun sulit dan beresiko besar.

    Komponen yang pada ponsel Nokia sering disebut MAD ataupun UPP ini berdimensi lebih lebar dan banyak terdapat kaki BGA. Dan biasanya untuk menjaga kekuatan, IC CPU di lem pada board oleh pabrik pembuat, ditambah lagi dengan minimnya stok yang ada dipasaran dan bilapun ada, harganya juga mahal. Hal inilah yang membuat kasus kerusakan pada CPU jarang terselesaikan. Dan untuk menghindari resiko kerusakan yang lebih besar, penanganan komponen CPU ini dibutuhkan ketrampilan tinggi dan pengalaman yang cukup dari seorang teknisi ponsel.


    B. Memory (RAM, FLASH, COMBO CHIP)
    Ada 2 jenis memori yang digunakan pada ponsel yaitu :
    1. RAM (Random Access Memory)
    Komponen memori ini digunakan sebagai tempat penyimpan data pengguna seperti foto, gambar, suara, video, aplikasi, game, thema dan lainnya. RAM juga difungsikan untuk membantu kinerja CPU sebagai penyimpan data sementara sebelum data tersebut diproses.

    2. Flash (eeprom, ROM)
    Chip memori jenis ini difungsikan sebagai tempat penyimpan data utama seperti sistem operasi, dimana sistem operasi adalah bentuk pemograman data perintah untuk menjalankan sistem pada ponsel. Apabila komponen yang dikenal dengan IC Flash tersebut mengalami kerusakan pada fisik/hardware, maka CPU gagal mendapatkan alur perintah data yang tersimpan pada IC Flash, dan pada akhirnya ponsel menjadi tak berfungsi.

    Apabila ketidaknormalan ponsel seperti layar blink, startup failed, contact service, contact retailer dan lainnya yang diakibatkan karena kerusakan struktur datanya/software, maka untuk melakukan penulisan kembali dengan data baru pada IC flash, dibutuhkan seperangkat kabel dan computer dengan program khusus.

    Data mengenai identitas ponsel seperti IMEI, Security code, data kalibrasi signal/PM dan lainnya, disimpan pada EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory). Sedangkan untuk ponsel yang mengadopsi slot MMC (Multimedia Card), memori jenis ini tidak termasuk dalam kategori komponen internal ponsel. Karena meskipun tanpa MMC, ponsel masih bisa difungsikan dengan normal.

  37. The Following 10 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  38. #59
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service


  39. The Following 5 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


  40. #60
    Full Member chrizz's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    109
    Thanks
    292
    Thanked 349 Times in 53 Posts
    Rep Power
    10

    Default Re: Kumpulan Buku2 Service

    advertisement
    Ciri2 kerusakan RX (receiver):
    Search manual, tidak mendapatkan sembarang provider
    Search manual, hny dapat 1 or bbrp provider (lemah)
    Search manual, kadang dapat n gx

    Ciri2 kerusakan TX (transmiter):
    Search Manual dapat semua provider, no access ke Base Station
    Dapat semua provider n bisa access, gx bisa make call
    Access Ok, sering dpt pesan "Connection Error" waktu telp


    Sebagian di problem RX
    Dg media PSU sbg pembaca arus
    Dg Media MultiDigital sbg pengukur nilai pd titik testpoint

    No Network Search dlm wkt xg sgt singkat (hitungan detik)
    Paling sering ketemu rusak pd RXVCO, tdk menghasilkan gelombang SHF ke RF-RX guna mixing Band GSM.

    No Network Search dg wkt >5detik tanpa gerakan arus
    Kerusakan pd RF-RX, tidak dapat mengolah signal data (informasi) n carrier (pembawa)
    Kedua, bisa dr RAP xg tidak bs menginstruksikan kerja kpd RF-RX
    Utk RAP, bs coba digoyangi sedikit n test kembali.. biasa'y bs langsung OK or paling gx kan ad pegerakan arus xg sedikit lemah, petanda RAP sdh layak diganti ..

    No Network Search waktu lumayan lama, mungkin >1menit dg gerak getar arus lemah berulang kali.
    Gx dicatat brp x he3..
    Kemungkinan rusak pd RF-RX, RAP n RETU
    Utk memperkecil lagi lingkup analisa, bs mggunakan Multi testpoint ke titik J RXIQ antara RF-RX n RAP.
    Biasa'y salah 1 xg rusak, kan terukur nilai xg selisih byk antara I n Q.
    Xg termasuk selisih byk diatas 0.005
    Bahkan pernah ketemu beda diatas 0.100 pd N70, putus jalur pd layer upper ke HINKU.

    No Network Search <1menit dg gerak arus kadang lemah n kadang sedikit lbh cepat (gx teratur)
    Bisa dicoba di AntSwitch dulu, RF-RX n rangkaian RXVCO
    Dirangkaian RXVCO, paling sering didapati kerusakan pd C 2n2 xg gampang bocor terutama bekas kemasukan air.
    Gx menutup kemungkinan dr RAP juga.

    No Network Search wkt xg sama dg xg terakhir diatas.
    Tambahan ciri2 laen, diset ke AutoNetwork n dibiarin standby.. arus tetap gerak pelan dg tempo gerak xg teratur.
    Kemungkinan besar problem di Softw.
    Bisa dicoba dg calibrasi signal online (SX4 PM)

    Low Signal termasuk dlm golongan problem RX
    Ciri2 umum'y Bar Signal gx stabil n kadang hilang sama sx.
    Manual Search, hny dpt provider xg terkuat jaringan setempat.
    Waktu Search juga lama, dg gerakan arus gx stabil.
    Kadang2 disearch ulang, tidak mendapatkan sama sx..
    Kerusakan ini biasa'y dr AntSwitch sbg system duplexer tidak berfungsi dg lancar (macet)
    or control duplexer dr RF-RX
    Rangkaian penguat LNA xg tidak bekerja sempurna (cacat) dlm IC RF-RX
    Bisa juga dr rangkaian RXVCO xg gx stabil.

    Sebagian dr TX Problem
    Kerusakan Signal bagian TX sulit sx dilihat dr pegerakan arus PSU.
    Utk mendapatkan analisa xg lbh detail, harus menggunakan Osc n Spectrum
    Disini, Gw share sebagian kecil dg ciri2 umum n alat sederhana az.., MutiDigital n Radiasi Tester
    n sedikit tebak2n .. ..

    No Access, dg ciri Bar Signal muncul sebentar n hilang.
    Kebanyakan biang dr PA n RETU
    Kadang2 bisa dr RF-TX
    Scr teori (schematis) component PADC-DC N7504 sbg penyuplai tegangan PA, jika rusak juga kan menyebabkan kerusakan TX.
    Umum'y kerusakan No Access , radiasi tdk terdetect oleh tester.
    Bbrp kasus, radiasi sempat terdetect sedikit (lemah) dg jarak >10cm pd awal HP dihidupkan.
    Sering kedapatan rusak pd rangkaian TXVCO ..

    No Access, dg ciri tanpa tanda Bar Signal n tdk terdetect sama sx radiasi oleh tester.
    Umum'y dr RF-TX, TXVCO, RETU n RAP
    Cara testpoint dg Multi bisa dilakukan pd J TXIQ (antara RAP n RF-TX) dg melihat selisih nilai ukur spt pd problem Signal RX.

    Access OK, Bar Signal Normal, tapi gx bisa melakukan panggilan "Connection Error"
    Paling sering didapati kerusakan pd rangkaian TXVCO, terutama C2n2 n rangkaian PA.
    Ciri2 umum problem ini, biasa'y radiasi normal pd menit2 pertama HP dihidupkan az..
    Bisa make call dlm menit2 dimana radiasi masih bisa keluar (terdetect)
    Tergantung tingkat kerusakan component, bisa 1,2, or 10menit pertama.
    SMS bisa keluar n masuk


    Access OK, Bar Signal gx stabil
    Radiasi terdetect naik turun (spt irama) dlm keadaan standby.
    Dimana Normal, seharus'y radiasi muncul saat PA bekerja
    Sulit melakukan panggilan dg Bar Signal dibawah 50%
    Batterai cepai habis (boros)
    Kerusakan control PA dr RF rusak ..


    Access OK, Bar Signal Normal, radiasi n pangilan keluar mulus.
    Tapi sering sulit dihubungi oleh pesawat lain, dg pesan diluar jangkauan.
    Mungkin kasus ini jarang sx ditemukan.. langka
    Gw hny dapat 1x.
    Kerusakan pd PA
    Ciri2'y disaat call dr HP laen (jauh dr jangkauan radiasi tester), HP penerima sempat terdetect radiasi full bbrp detik lalu kembali ke 0.

  41. The Following 11 Users Say Thank You to chrizz For This Useful Post:


Page 3 of 6 FirstFirst 12345 ... LastLast
Selular 88

Similar Threads

  1. Kumpulan Boot P2K
    By prima_cell in forum P2K Series
    Replies: 37
    Last Post: 20th February 2011, 23:00
  2. Numpang jual Om, Kumpulan Tutorial Service HP
    By fastsystem in forum Perlengkapan Servis Ponsel
    Replies: 16
    Last Post: 23rd July 2009, 22:06
  3. Kumpulan rpl-dct4 ama wd2
    By mayasetiawati in forum DCT-4
    Replies: 3
    Last Post: 16th June 2009, 11:30