Software Pulsa Tiger Engine
Kiswara

advertisement   advertisement   advertisement

Results 1 to 16 of 16

help, menggunakan multitester

This is a discussion on help, menggunakan multitester within the Elektronika Handphone forums, part of the Elektronika category; bagaimana mengunakan multitester analog sebagai pengukur nilai vot..cthnya vana 2.8v,vflash 2,8volt, vio 1.8,?????pake skla apa? x1kah?x10kah?x100kah??atau dcv10kah??dcv50kah???atau o.25A?25A?...jelasakan para master....lagi ...

  1. #1
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default help, menggunakan multitester

    bagaimana mengunakan multitester analog sebagai pengukur nilai vot..cthnya vana 2.8v,vflash 2,8volt, vio 1.8,?????pake skla apa? x1kah?x10kah?x100kah??atau dcv10kah??dcv50kah???atau o.25A?25A?...jelasakan para master....lagi ngak paham n pusing

  2. Asisten VRE
    Kiswara Modem
  3. #2
    New Member
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    1
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: helppp!!!!

    pake digital aje

  4. #3
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: helppp!!!!

    kalo pake skala digital skala brap dong mas???


  5. #4
    Beginner Member rikphone's Avatar
    Join Date
    Mar 2009
    Location
    CILEDUG TGR
    Posts
    44
    Thanks
    13
    Thanked 16 Times in 11 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: helppp!!!!

    Quote Originally Posted by aragon09 View Post
    kalo pake skala digital skala brap dong mas???
    multitester analog ma digital skalanya sama ja 10dc tapi enakan pake analog langsung kliatan klo digital dia nyari dulu. cape deh

  6. The Following User Says Thank You to rikphone For This Useful Post:


  7. #5
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: helppp!!!!

    maaf bos..masa pengecakan volt ini apa perlu hp tu diberikan tegangan dari power supply.....baru bisa yA..sorry ah byk nanya baru belajar

    aa-pulsajaya

  8. #6
    Beginner Member heri armani's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    45
    Thanks
    18
    Thanked 592 Times in 14 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: helppp!!!!

    ya iya lah masa iya dong
    hape harus dikasih tegangan power suply dan ditekan on off baru bisa keluar tegangan dari ic powwer
    dari dulu kerjanya sudah demikian

  9. #7
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: helppp!!!!

    thanxxxxxxxxxxx gan

  10. #8
    Super Moderator gone_bdg's Avatar
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Bandung
    Posts
    1,864
    Thanks
    189
    Thanked 3,511 Times in 629 Posts
    Rep Power
    41

    Lightbulb Re: help, menggunakan multitester

    Quote Originally Posted by aragon09 View Post
    bagaimana mengunakan multitester analog sebagai pengukur nilai vot..cthnya vana 2.8v,vflash 2,8volt, vio 1.8,?????pake skla apa? x1kah?x10kah?x100kah??atau dcv10kah??dcv50kah???atau o.25A?25A?...jelasakan para master....lagi ngak paham n pusing
    Agar lebih akurat gunakan Multitester Digital : Penggunaan Multitester Digital

    Utk pengukuran tegangan pada multiteter tidak ada skala X1 , X10, X 100 (ini skala utk pengukuran resistansi, ohm meter) , yang digunakan adalah skala 0.5V, 2.5V, 10V, 50V, 250V, 1000V (menunjukan wilayah & batas tegangan max. pengukuran)

    contoh pengukuran VDC:
    utk mengukur tegangan 1.8V, maka gunakan skala 2.5V (wilayah tegangan 0 - 2.5V)
    utk mengukur tegangan 2.8V, maka gunakan skala 10V (wilayah tegangan 0 - 10V)
    ... dst

    Apakah boleh atau bisa mengukur tegangan 1.8V dengan skala 10V ?
    Jawabannya ... BISA
    Tapi hasil pembacaannya tidak akan akurat, dan berbahaya bagi kesehatan alias bikin sakit mata karena melototin Jarum & Skala Display Multitester Analog

    Saat melakukan pengukuran tegangan, Anda harus dapat memperkirakan nilai tegangan yang akan diukur. Selanjutnya gunakan skala yg memiliki wilayah tegangan lebih besar dari nilai tegangan yang telah diperkirakan tsb
    Begitu pula untuk pengukuran lainnya (resistansi atau arus listrik)

    Contoh :
    Jika suatu alat elektronik yang akan diukur diperkirakan mengeluarkan tegangan > 10V, maka gunakan skala 50V dan jangan gunakan skala 10 V
    kecuali kamu ingin multitesternya cepat rusak ... ya silahkan

    Selengkapnya :

    1. Jika saklar menunjuk pada ohm meter dapat digunakan mengukur: Transistor, Tahanan, Potensiometer, VR (Variabel Resistor), Kondensator, LS, Kumparan, MF dan trafo, mengukur Kabel, dsb.
    2. Jika saklar menunjuk pada DC Volt (dcv) dapat digunakan mengukur : Arus dalam suatu rangkaian (arus dc) dan Mengukur (menguji) accu atau batere
    3. Jika saklar menunjuk pada AC Volt (acv) dapat dipakai untuk mengukur kuat tegangan AC, ada dan tidaknya arus listrik.
    4. Jika saklar menunjuk pada DC ampere dapat dipakai untuk mengukur berapa besar Arus listrik (ampere) pada accu maupun batere atau catu daya (adaptor).

    SEBELUM MELAKUKAN PENGUKURAN ATAU PENGUJIAN, PASTIKAN JARUM PENUNJUK SKALA BERADA PADA POSISI 0 (NOL) , JIKA TIDAK MAKA LAKUKAN KALIBRASI DAHULU MELALUI KNOB KECIL YANG BIASANYA TERLETAK DI KANAN BAWAH DISPLAY MULTITESTER ANALOG



    MENGUJI RESISTOR

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter, dan pilih skalanya sesuai nilai resistansi yang diperkirakan
    2. Tempelkan probe masing-masing pada kawat resistor.
    3. Pengukuran jangan sampai tangan menyentuh kawat (salah satu kawat boleh tersentuh asal tidak keduanya). Perhatikan jarum pada papan skala.
    4. Jika bergerak berarti resistor baik namun belum tentu Normal (lihat skala hasil pengukurannya), jika diam berarti resistor putus alias rusak




    MENGUJI TRANSISTOR PNP

    1. Pastikan kaki kolektor, basis dan emitornya (anda harus mengetahui secara pasti)
    2. Saklar pemilih pada multitester harus menunjuk pada ohm meter
    3. Probe positif (berwarna merah) ditempelkan pada B (basis).Probe negatif (hitam) ditempelkan pada E (Emitor), jika jarum bergerak maka pindahkan probe negatif pada kolektor.
    4. Jika pengukuran pertama dan kedua, jarum bergerak berarti transistor baik. Jika salah satu pengukuran, jarum tidak bergerak berarti transistor rusak



    MENGUJI TRANSISTOR NPN

    1. Pastikan kaki-kaki transistor, yang terdiri dari kolektor, emitor dan basis.Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter.
    2. Tempelkan probe negatif (hitam) pada basis. Probe positif pada kolektor. Jika bergerak berarti antara kolektor dan basis baik.
    3. Pindahkan probe negaif pada kaki emitor. Jika bergerak maka emitor dan basis baik. Jika salah satu pengukuran(atau keduanya) jarum tidak bergerak berarti transistor putus.

    MENGUJI KONDENSATOR ELCO

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter. Skala X1 atau X10 tergantung nilai kapasitansi elco (dalam satuan farad) yang akan diuji
    2. Perhatikan tanda negatif atau positif yang ada pada badan elcodan lurus pada salah satu kaki.Probe hitam ditempel pada kaki positif (+) dan probe merah ditempel pada kaki negatif (-). Perhatikan gerakan jarum.
    3. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri berarti kondensator ELCO baik.
    4. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri namun tidak penuh berarti kondensator ELCO agak rusak .
    5. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian tidak kembali ke kiri (berhenti) kondensator ELCO bocor.
    6. Jika jarum tak bergerak sama sekali berarti kondensator ELCO putus.

    MENGUJI TEGANGAN PLN


    1. Putarlah saklar pemilih pada posisi ACV (perkirakan berapa volt yang diukur). Misalnya anda memperkirakan 220V maka saklar pemilih harus lebih tinggi yaitu 250V.
    2. Masing-masing probe di tempelkan pada lubang stop kontak. Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur.

    MENGUJI DIODA

    1. Putar saklar pemilih ke posisi ohm.
    2. Probe merah (+) ditempelkan pada kutub katoda dan probe hitam (-) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum pada papan skala bergerak berarti dioda baik, jika diam berarti putus.
    3. Selanjutnya dibalik : Probe hitam (-) ditempelkan pada kutub katoda dan probe merah (+) ditempelkan pada kutub anoda.
    4. Jika jarum diam, berarti dioda dalam kondisi baik, jika bergerak berarti dioda rusak.


    MENGUKUR DC VOLT

    1. Perkirakan seberapa besar DC Volt yang anda ukur. Misalnya jika 10 volt, maka saklar penunjuk harus menunjuk angka lebih besar (50 VDC)
    2. Probe merah ditempelkan pada kutub positif dan probe hitam ditempelkan pada kutub negatif.Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur

    MENGUKUR LISTRIK DC

    1. Besarnya arus listrik (DC) yang mengalir dalam suatu rangkaian bisa diketahui dengan menggunakan multitester.
    2. Terlebih dahulu perkirakan seberapa besar ampere yang diukur, baru kemudian saklar pemilih diposisikan pada angka yang lebih besar.
    3. Lalu hubungkan peralatan yang akan diukur secara seri melalui probe multitester




    JADI PADA INTINYA ...

    MULTITESTER ITU DIGUNAKAN UNTUK MENGUJI/MENGUKUR
    SUATU KONDISI KERJA ATAU KONDISI KOMPONEN MAUPUN NILAI SUATU KOMPONEN BERDASARKAN PERBANDINGAN NILAI HASIL PENGUKURAN YANG DITUNJUKAN DENGAN NILAI YANG SEHARUSNYA DIMILIKI (YANG TELAH DIKETAHUI BERDASARKAN LITELATUR)

    DAN BUKAN DIGUNAKAN UNTUK MENCARI TAHU KONDISI KERJA ATAU KONDISI MAUPUN NILAI KOMPONEN YANG BESARAN ATAU BATASN NILAI NORMALNYA TIDAK KITA KETAHUI ATAU TIDAK DAPAT KITA PERKIRAKAN SEBELUMNYA ...

    SEHINGGA PADA AKHIRNYA KITA MENGETAHUI, APAKAH KONDISI KERJA ATAU KODISI KOMPONEN YANG KITA UJI/UKUR MASIH BAIK ATAU TIDAK

    BEGITU PULA DENGAN ALAT UJI ATAU ALAT UKUR LAINNYA ...

  11. The Following 7 Users Say Thank You to gone_bdg For This Useful Post:


  12. #9
    Beginner Member rikphone's Avatar
    Join Date
    Mar 2009
    Location
    CILEDUG TGR
    Posts
    44
    Thanks
    13
    Thanked 16 Times in 11 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: help, menggunakan multitester

    Quote Originally Posted by gone_bdg View Post
    Agar lebih akurat gunakan Multitester Digital : Penggunaan Multitester Digital

    Utk pengukuran tegangan pada multiteter tidak ada skala X1 , X10, X 100 (ini skala utk pengukuran resistansi, ohm meter) , yang digunakan adalah skala 0.5V, 2.5V, 10V, 50V, 250V, 1000V (menunjukan wilayah & batas tegangan max. pengukuran)

    contoh pengukuran VDC:
    utk mengukur tegangan 1.8V, maka gunakan skala 2.5V (wilayah tegangan 0 - 2.5V)
    utk mengukur tegangan 2.8V, maka gunakan skala 10V (wilayah tegangan 0 - 10V)
    ... dst

    Apakah boleh atau bisa mengukur tegangan 1.8V dengan skala 10V ?
    Jawabannya ... BISA
    Tapi hasil pembacaannya tidak akan akurat, dan berbahaya bagi kesehatan alias bikin sakit mata karena melototin Jarum & Skala Display Multitester Analog

    Saat melakukan pengukuran tegangan, Anda harus dapat memperkirakan nilai tegangan yang akan diukur. Selanjutnya gunakan skala yg memiliki wilayah tegangan lebih besar dari nilai tegangan yang telah diperkirakan tsb
    Begitu pula untuk pengukuran lainnya (resistansi atau arus listrik)

    Contoh :
    Jika suatu alat elektronik yang akan diukur diperkirakan mengeluarkan tegangan > 10V, maka gunakan skala 50V dan jangan gunakan skala 10 V
    kecuali kamu ingin multitesternya cepat rusak ... ya silahkan

    Selengkapnya :

    1. Jika saklar menunjuk pada ohm meter dapat digunakan mengukur: Transistor, Tahanan, Potensiometer, VR (Variabel Resistor), Kondensator, LS, Kumparan, MF dan trafo, mengukur Kabel, dsb.
    2. Jika saklar menunjuk pada DC Volt (dcv) dapat digunakan mengukur : Arus dalam suatu rangkaian (arus dc) dan Mengukur (menguji) accu atau batere
    3. Jika saklar menunjuk pada AC Volt (acv) dapat dipakai untuk mengukur kuat tegangan AC, ada dan tidaknya arus listrik.
    4. Jika saklar menunjuk pada DC ampere dapat dipakai untuk mengukur berapa besar Arus listrik (ampere) pada accu maupun batere atau catu daya (adaptor).

    SEBELUM MELAKUKAN PENGUKURAN ATAU PENGUJIAN, PASTIKAN JARUM PENUNJUK SKALA BERADA PADA POSISI 0 (NOL) , JIKA TIDAK MAKA LAKUKAN KALIBRASI DAHULU MELALUI KNOB KECIL YANG BIASANYA TERLETAK DI KANAN BAWAH DISPLAY MULTITESTER ANALOG



    MENGUJI RESISTOR

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter, dan pilih skalanya sesuai nilai resistansi yang diperkirakan
    2. Tempelkan probe masing-masing pada kawat resistor.
    3. Pengukuran jangan sampai tangan menyentuh kawat (salah satu kawat boleh tersentuh asal tidak keduanya). Perhatikan jarum pada papan skala.
    4. Jika bergerak berarti resistor baik namun belum tentu Normal (lihat skala hasil pengukurannya), jika diam berarti resistor putus alias rusak




    MENGUJI TRANSISTOR PNP

    1. Pastikan kaki kolektor, basis dan emitornya (anda harus mengetahui secara pasti)
    2. Saklar pemilih pada multitester harus menunjuk pada ohm meter
    3. Probe positif (berwarna merah) ditempelkan pada B (basis).Probe negatif (hitam) ditempelkan pada E (Emitor), jika jarum bergerak maka pindahkan probe negatif pada kolektor.
    4. Jika pengukuran pertama dan kedua, jarum bergerak berarti transistor baik. Jika salah satu pengukuran, jarum tidak bergerak berarti transistor rusak



    MENGUJI TRANSISTOR NPN

    1. Pastikan kaki-kaki transistor, yang terdiri dari kolektor, emitor dan basis.Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter.
    2. Tempelkan probe negatif (hitam) pada basis. Probe positif pada kolektor. Jika bergerak berarti antara kolektor dan basis baik.
    3. Pindahkan probe negaif pada kaki emitor. Jika bergerak maka emitor dan basis baik. Jika salah satu pengukuran(atau keduanya) jarum tidak bergerak berarti transistor putus.

    MENGUJI KONDENSATOR ELCO

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter. Skala X1 atau X10 tergantung nilai kapasitansi elco (dalam satuan farad) yang akan diuji
    2. Perhatikan tanda negatif atau positif yang ada pada badan elcodan lurus pada salah satu kaki.Probe hitam ditempel pada kaki positif (+) dan probe merah ditempel pada kaki negatif (-). Perhatikan gerakan jarum.
    3. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri berarti kondensator ELCO baik.
    4. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri namun tidak penuh berarti kondensator ELCO agak rusak .
    5. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian tidak kembali ke kiri (berhenti) kondensator ELCO bocor.
    6. Jika jarum tak bergerak sama sekali berarti kondensator ELCO putus.

    MENGUJI TEGANGAN PLN


    1. Putarlah saklar pemilih pada posisi ACV (perkirakan berapa volt yang diukur). Misalnya anda memperkirakan 220V maka saklar pemilih harus lebih tinggi yaitu 250V.
    2. Masing-masing probe di tempelkan pada lubang stop kontak. Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur.

    MENGUJI DIODA

    1. Putar saklar pemilih ke posisi ohm.
    2. Probe merah (+) ditempelkan pada kutub katoda dan probe hitam (-) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum pada papan skala bergerak berarti dioda baik, jika diam berarti putus.
    3. Selanjutnya dibalik : Probe hitam (-) ditempelkan pada kutub katoda dan probe merah (+) ditempelkan pada kutub anoda.
    4. Jika jarum diam, berarti dioda dalam kondisi baik, jika bergerak berarti dioda rusak.


    MENGUKUR DC VOLT

    1. Perkirakan seberapa besar DC Volt yang anda ukur. Misalnya jika 10 volt, maka saklar penunjuk harus menunjuk angka lebih besar (50 VDC)
    2. Probe merah ditempelkan pada kutub positif dan probe hitam ditempelkan pada kutub negatif.Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur

    MENGUKUR LISTRIK DC

    1. Besarnya arus listrik (DC) yang mengalir dalam suatu rangkaian bisa diketahui dengan menggunakan multitester.
    2. Terlebih dahulu perkirakan seberapa besar ampere yang diukur, baru kemudian saklar pemilih diposisikan pada angka yang lebih besar.
    3. Lalu hubungkan peralatan yang akan diukur secara seri melalui probe multitester




    JADI PADA INTINYA ...

    MULTITESTER ITU DIGUNAKAN UNTUK MENGUJI/MENGUKUR
    SUATU KONDISI KERJA ATAU KONDISI KOMPONEN MAUPUN NILAI SUATU KOMPONEN BERDASARKAN PERBANDINGAN NILAI HASIL PENGUKURAN YANG DITUNJUKAN DENGAN NILAI YANG SEHARUSNYA DIMILIKI (YANG TELAH DIKETAHUI BERDASARKAN LITELATUR)

    DAN BUKAN DIGUNAKAN UNTUK MENCARI TAHU KONDISI KERJA ATAU KONDISI MAUPUN NILAI KOMPONEN YANG BESARAN ATAU BATASN NILAI NORMALNYA TIDAK KITA KETAHUI ATAU TIDAK DAPAT KITA PERKIRAKAN SEBELUMNYA ...

    SEHINGGA PADA AKHIRNYA KITA MENGETAHUI, APAKAH KONDISI KERJA ATAU KODISI KOMPONEN YANG KITA UJI/UKUR MASIH BAIK ATAU TIDAK

    BEGITU PULA DENGAN ALAT UJI ATAU ALAT UKUR LAINNYA ...
    kayanya yang ditanya buat ngukur tegangan komponen hp dah bukan buat ngukur komponen tv hehehe

  13. #10
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: help, menggunakan multitester

    .terimakasih bos..penjelasannya...utk hp ngak ada kah bos???? uploadkan sama gambarnya bos lagi senang di fahami.....apa pun cendol meluncurrrrrrrrrrrrrrr.............udah faham pengukuran voltnya....tapi ngak faham utk mengukur resitor(R),capisator(C), gi mana????adakah probe(-) ke bahagian asalkan ground dan probe (+) ke salah satu kaki resistor yang akan diukur ....dan apa yang dimaksudkan dengan jalur putus....bagaimana mengesan dan apa puncanya....

    diperjelaskan dong biar org2 baru mcm saya lagi memahami.....supaya ngak salah ukur...TQ

  14. #11
    Super Moderator gone_bdg's Avatar
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Bandung
    Posts
    1,864
    Thanks
    189
    Thanked 3,511 Times in 629 Posts
    Rep Power
    41

    Exclamation Re: help, menggunakan multitester

    Quote Originally Posted by rikphone View Post
    kayanya yang ditanya buat ngukur tegangan komponen hp dah bukan buat ngukur komponen tv hehehe
    Lha makanya dimengerti .... jangan hanya bisa
    Ga masalah urusannya ngukur tegangan hp, tv, radio, listrik pln ato apapun, qlo dasarnya sudah paham ..... ya ga masalah
    Qlo mau yg contohnya pengukuran tegangan handphone, silahkan bahas pada thread yg di buat TS, namun pertanyaannya diperjelas jangan hanya bertanya "gimana cara ngukur tegangan ponsel ?"

    karena ponsel itu punya banyak jenis tegangann kerja

    Quote Originally Posted by aragon09 View Post
    .terimakasih bos..penjelasannya...utk hp ngak ada kah bos???? uploadkan sama gambarnya bos lagi senang di fahami.....apa pun cendol meluncurrrrrrrrrrrrrrr.............udah faham pengukuran voltnya....tapi ngak faham utk mengukur resitor(R),capisator(C), gi mana????adakah probe(-) ke bahagian asalkan ground dan probe (+) ke salah satu kaki resistor yang akan diukur ....dan apa yang dimaksudkan dengan jalur putus....bagaimana mengesan dan apa puncanya....

    diperjelaskan dong biar org2 baru mcm saya lagi memahami.....supaya ngak salah ukur...TQ
    hemmmm .... nampaknya Anda harus memahami dulu jenis & fungsi komponen elektronika sebelum masuk ke masalah pengukuran atau pengujian komponen

    Silahkan baca2x dan pahami dulu jenis dan fungsi komponen elektronika, juga pahami kembali apa yg dimaksud tegangan listrik, arus listrik, resistansi, kapasitansi, dst ...

    Sekedar saran ....
    memahami eletronika, sebaiknya dimulai dari dasarnya, jangan langsung masuk ke pengukuran & pengujian

  15. #12
    Beginner Member aragon09's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    72
    Thanks
    81
    Thanked 25 Times in 18 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: help, menggunakan multitester

    terima kasih penjelasan dan nasihatnya..sangat berguna.....

  16. #13
    Full Member danuakmal47's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    al-girsi'i
    Posts
    173
    Thanks
    273
    Thanked 24 Times in 17 Posts
    Rep Power
    6

    Default Re: help, menggunakan multitester

    ok banget bos gone_bdg penjelasannya,seeeppp lagi klo ada studi kasus gitu! ofer all thanks berat atas ilmunya salut banget

  17. #14
    Beginner Member
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    13
    Thanks
    19
    Thanked 4 Times in 4 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: help, menggunakan multitester

    makasie boss
    mogamoga bermanfaat...

  18. #15
    Beginner Member adi nugraha's Avatar
    Join Date
    Oct 2009
    Posts
    42
    Thanks
    112
    Thanked 8 Times in 7 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: help, menggunakan multitester

    wah... penjelasan bos gone bdg cukup menarik nih.. aku yang biasa pake multitester jadi mrasa masih belum banyak ngerti tentang cara pake multitester. *** lg makasih bos...

  19. #16
    Beginner Member
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    10
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Default Re: help, menggunakan multitester

    advertisement
    mantap topcer bos ^^